BUKAMATA - Radja Nainggolan, mantan pemain tim nasional Belgia dan klub-klub besar Eropa seperti AS Roma dan Inter Milan, ditangkap oleh kepolisian Brussels pada Senin pagi, 27 Januari 2025.
Legenda sepakbola dunia berdarah Indonesia ini ditangkap terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan penyelundupan kokain internasional.
Penangkapan Nainggolan merupakan bagian dari penyelidikan yang lebih luas mengenai penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa melalui pelabuhan Antwerp.
Sebagai bagian dari operasi ini, pihak berwajib melakukan penggerebekan di sekitar 30 lokasi di wilayah Antwerp dan Brussels, termasuk kediaman Nainggolan. Selain itu, mobil milik Nainggolan juga disita sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Meskipun Nainggolan sebelumnya telah mengumumkan pensiun dari sepakbola pada Juli 2024, ia kembali aktif bermain dengan bergabung bersama klub Belgia, Lokeren-Temse.
Penangkapannya ini mengejutkan banyak pihak, mengingat reputasinya sebagai pemain sepakbola profesional yang sukses. Namun, kehidupan pribadi Nainggolan sebelumnya pernah diwarnai dengan kontroversi, termasuk masalah terkait alkohol, merokok, dan pelanggaran lalu lintas.
Kepolisian Belgia dan kejaksaan setempat belum memberikan pernyataan resmi mengenai penangkapan Nainggolan. Namun, mereka menegaskan bahwa proses penyelidikan akan berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Pihak Lokeren-Temse juga belum memberikan komentar resmi mengenai situasi ini, namun mereka menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menekankan pentingnya presumption of innocence bagi Nainggolan.
Penangkapan ini berpotensi memengaruhi karier sepakbola Nainggolan, terutama terkait dengan statusnya sebagai pemain aktif di Liga Belgia. Meskipun demikian, proses hukum yang sedang berlangsung akan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan penangguhan atau penghentian kontrak dengan klubnya.
Saat ini, Nainggolan masih menjalani proses interogasi oleh pihak berwajib. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai status hukum atau kemungkinan dakwaan yang akan dihadapi oleh Nainggolan.
Pihak berwenang Belgia memastikan bahwa proses hukum akan berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BERITA TERKAIT
-
Bantah Kadernya Tertangkap Narkoba, Muhammadiyah Bone: AMT Sudah Lama Tidak Aktif
-
Tiga Pemuda di Selayar Ditangkap Kasus Narkoba, Ngaku Temukan Sabu di Pinggir Laut
-
Polres Selayar Musnahkan Narkoba Senilai Rp1,2 Miliar
-
Polres Bone Tangkap Dua Pelaku Narkoba, Barang Bukti 1,25 Gram Sabu
-
Propam Polda Sulsel Cek Urin dan Sikap Tampang Personel Polres Selayar, Ada yang Kena Sanksi Push-up