Redaksi
Redaksi

Minggu, 26 Januari 2025 10:31

Isra Miraj: Momentum Perbaiki Hubungan dengan Tuhan dan Sesama

Isra Miraj: Momentum Perbaiki Hubungan dengan Tuhan dan Sesama

Isra Miraj, yang diperingati setiap 27 Rajab, merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidilharam ke Masjid Al Aqsa di Palestina, dan kemudian menuju Sidratul Muntaha, menjadi momen di mana Rasulullah menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT tanpa perantara Malaikat Jibril

BUKAMATANEWS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara, Ulyas Taha, mengajak umat Islam menjadikan perayaan Isra Miraj sebagai momen refleksi untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

“Kami mengimbau kepada umat Islam agar menjadikan momentum Isra Miraj tahun ini sebagai wahana untuk lebih memperbaiki hubungan kita dengan Allah, Sang Maha Pencipta,” ujar Ulyas Taha di Manado, Sabtu.

Ia menekankan bahwa ketaatan dalam menjalankan perintah Allah tidak hanya mempererat hubungan dengan Sang Pencipta, tetapi juga berdampak positif pada hubungan dengan sesama manusia. “Ketaatan kita kepada-Nya akan tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari yang penuh kasih sayang kepada sesama umat ciptaan Tuhan,” tambahnya.

Isra Miraj, yang diperingati setiap 27 Rajab, merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidilharam ke Masjid Al Aqsa di Palestina, dan kemudian menuju Sidratul Muntaha, menjadi momen di mana Rasulullah menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT tanpa perantara Malaikat Jibril. Hal ini menjadikan shalat sebagai ibadah istimewa yang menjadi tiang agama bagi umat Islam.

Ulyas Taha juga mengingatkan bahwa peringatan Isra Miraj adalah kesempatan untuk meneladani sifat dan sikap Nabi Muhammad SAW. “Mari kita jadikan perayaan ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan sebagai umat beragama,” katanya.

Dengan semangat Isra Miraj, Ulyas Taha berharap umat Islam dapat semakin mempererat hubungan spiritual dengan Tuhan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. “Momentum ini adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah kita,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Isra Miraj

Berita Populer