Redaksi
Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 15:44

Evakuasi Dramatis! Siswa SMP 6 Makassar Terjebak Jari di Lubang Kunci Pintu Kelas

Evakuasi Dramatis! Siswa SMP 6 Makassar Terjebak Jari di Lubang Kunci Pintu Kelas

Beruntung, proses evakuasi berjalan lancar dan berhasil dilakukan tanpa menimbulkan luka serius pada Fauzan. Hidayat memastikan bahwa kondisi Fauzan baik-baik saja.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Insiden tak terduga terjadi di SMP 6 Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ketika seorang siswa kelas 7 bernama Fauzan (12) harus dievakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar setelah jarinya terjebak di lubang kunci pintu kelas. Peristiwa ini berlangsung dramatis dengan melibatkan tim penyelamat yang bekerja ekstra hati-hati.

Kepala Tim Rescue Danton I Damkarmat, Hidayat, menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh salah satu guru sekolah yang panik melihat situasi tersebut.

“Kami menerima laporan dari guru di SMP 6 Makassar bahwa ada seorang siswa yang jarinya terjebak di lubang kunci pintu kelas. Tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Hidayat.

Tim penyelamat tiba di lokasi setelah menempuh waktu sekitar 25 menit. Proses evakuasi memakan waktu tambahan 15 menit, di mana tim menggunakan alat pemotong besi untuk membebaskan jari Fauzan.

“Setelah kami potong besi kuncinya, barulah jarinya bisa dilepaskan. Kami melakukan proses ini dengan sangat hati-hati agar tidak melukai korban,” jelas Hidayat.

Hidayat menuturkan bahwa insiden ini berawal dari aksi iseng sang siswa.

“Dia hanya iseng memasukkan jarinya ke lubang kunci, dan uniknya, itu bukan kelasnya juga,” ujarnya sembari tersenyum.

Meski berjalan lancar, tim sempat menghadapi kendala ketika Fauzan merasa ketakutan saat melihat alat pemotong besi yang digunakan dalam proses penyelamatan.

“Namanya juga anak kecil, tentu saja ia ketakutan. Kami harus menenangkan dia terlebih dahulu sebelum mulai memotong besi kunci itu,” tambah Hidayat.

Beruntung, proses evakuasi berjalan lancar dan berhasil dilakukan tanpa menimbulkan luka serius pada Fauzan. Hidayat memastikan bahwa kondisi Fauzan baik-baik saja.

“Alhamdulillah, tidak ada cedera yang parah. Jarinya hanya sedikit memerah karena terjepit, namun tidak sampai terluka,” tutupnya.

Insiden ini menjadi pengingat bagi siswa dan pihak sekolah untuk lebih berhati-hati dan memastikan keamanan fasilitas di lingkungan sekolah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Damkar Kota Makassar