Redaksi
Redaksi

Minggu, 08 Desember 2024 17:34

Era Assad Berakhir: Pemberontak Suriah Umumkan Kejatuhan Rezim Setelah Kuasai Damaskus

Era Assad Berakhir: Pemberontak Suriah Umumkan Kejatuhan Rezim Setelah Kuasai Damaskus

Para pemberontak mengklaim telah berhasil menguasai Damaskus dan menyebut Presiden Assad telah meninggalkan Suriah. Mereka juga menegaskan komitmen untuk membangun era baru Suriah yang lebih damai dan adil

BUKAMATANEWS - Dalam perkembangan dramatis, militer Suriah mengumumkan kepada para perwiranya bahwa pemerintahan Presiden Bashar Al Assad telah berakhir menyusul serangan kilat pemberontak yang berhasil merebut sebagian besar wilayah, termasuk ibu kota Damaskus, pada Minggu (8/12).

Mengutip Reuters, seorang personel militer Suriah mengonfirmasi bahwa pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh komandan militer. Pernyataan ini menyusul deklarasi dari pihak pemberontak yang menyebut rezim Assad resmi tumbang.

"Setelah 50 tahun penindasan di bawah pemerintahan Baath dan 13 tahun kejahatan, tirani, serta pengungsian, kami mengumumkan hari ini, 8 Desember 2024, berakhirnya era kelam itu dan dimulainya era baru bagi Suriah," demikian pernyataan resmi pemberontak yang dikutip dari Al Jazeera.

Para pemberontak mengklaim telah berhasil menguasai Damaskus dan menyebut Presiden Assad telah meninggalkan Suriah. Mereka juga menegaskan komitmen untuk membangun era baru Suriah yang lebih damai dan adil.

"Kami mengumumkan akhir dari era kegelapan dan dimulainya era baru Suriah, di mana semua orang hidup berdampingan dengan damai, keadilan ditegakkan, dan kebenaran dijunjung tinggi," bunyi pernyataan tersebut.

Seorang pejabat keamanan yang berbicara kepada CNN mengonfirmasi bahwa rezim Assad secara de facto telah runtuh.

"Dari segi militer, Damaskus telah jatuh," ungkapnya.

Unit pengintaian pemberontak dilaporkan telah memasuki ibu kota dalam 24 jam terakhir untuk mencari keberadaan Presiden Assad, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Operasi pemberontak juga telah mengambil alih posisi-posisi strategis di Damaskus.

Presiden Bashar Al Assad dikabarkan telah meninggalkan Suriah menggunakan pesawat menuju lokasi yang hingga kini masih dirahasiakan. Sumber pemberontak menyebutkan bahwa mereka tengah berkomunikasi dengan sejumlah pejabat senior rezim Assad yang mempertimbangkan untuk membelot.

Peristiwa ini menandai titik balik dalam konflik panjang di Suriah yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, meninggalkan negara itu dalam kondisi kehancuran dan krisis kemanusiaan.

Deklarasi pemberontak ini sekaligus membuka babak baru bagi Suriah, meskipun tantangan besar dalam upaya rekonsiliasi dan rekonstruksi negara masih membayangi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Presiden Assad #militer Suriah