JAKARTA, BUKAMATA - Penjabat Bupati Takalar, Setiawan Aswad, didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi dan beberapa pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, mengikuti Evaluasi Pelaksanaan Tugas Penjabat Kepala Daerah Tahun Kedua Triwulan IV, di Ruang Pertemuan Utama, Lantai 8, Kantor Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis, 5 Desember 2024.
Proses evaluasi kinerja penjabat kepala daerah ini dilakukan secara berkala untuk menilai pencapaian mereka terhadap target-target yang telah ditetapkan, efektivitas kebijakan yang diimplementasikan, serta kemampuan mereka dalam memimpin dan mengelola wilayahnya. Evaluasi ini juga bertujuan untuk menilai sejauhmana kebijakan-kebijakan yang diterapkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Evaluasi kinerja dilakukan setiap tiga bulan untuk mengukur keberhasilan Penjabat Bupati dalam melaksanakan tugasnya sebagai kepala daerah. Penilaian dipimpin Inspektur I Itjen Kemendagri, Brigjen Pol Rustam Mansur SIK MM dan pejabat lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Setiawan Aswad memaparkan capaian 10 indikator yang menjadi prioritas penilaian. Yakni inflasi, stunting, badan usaha, layanan publik, pengangguran, kemiskinan ekstrem, kesehatan, penyerapan anggaran tahun 2024, kegiatan unggulan dan perizinan.
Atas pemaparan tersebut, para evaluator memberi apresiasi kepada Pj Bupati Takalar karena telah melaksanakan kinerja pada Triwulan I hingga IV dengan baik.
"Pj Bupati Takalar telah menunjukkan komitmen dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan amanah yang diembannya, seperti beberapa sektor ada perubahan yang signifikan," jelasnya.
Disamping itu, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dan dimaksimalkan guna meningkatkan efektivitas Pemerintah Kabupaten Takalar ke depannya, dan seluruh bahan paparan dari evaluasi kinerja ini menjadi bahan yang sangat baik untuk didalami oleh bupati definitif nantinya di Kabupaten Takalar.
"Kami menyarankan agar terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja agar berhasil mencapai target yang telah ditentukan," harapnya.
Pada sesi akhir dari evaluasi ini, salah satu input yang diberikan oleh Pj Bupati Takalar kepada Tim Evaluator, agar nantinya proses seperti ini tetap berlanjut secara berkala untuk bupati definitif, karena dengan adanya indikator-indikator dan target yang terukur melalui 111 Indikator dan 10 Indikator prioritas, menjadi hal yang sangat positif untuk proses penyelenggaraan tata kelola baik dari aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dikunjungi Mei 2025 Lalu, Gubernur Andi Sudirman Kini Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Takalar
-
Sulsel Raih Peringkat 3 Nasional IPKKU 2025, Tertinggi di Luar Jawa
-
Firdaus Daeng Manye Buka Kemah Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Takalar Tahun 2025
-
Berhasil Turunkan Stunting Hingga 11,4 Persen, Pemkab Takalar Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
-
Annangkasi Kampong Menggema di Pattallassang Takalar, Kolaborasi Warga–Pemerintah Hadirkan Perubahan Nyata