Redaksi : Minggu, 01 Desember 2024 13:10

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Makassar terus menunjukkan wajah kotanya yang inovatif dan kreatif melalui berbagai program unggulan, salah satunya Lorong Wisata (Longwis) Ceria di Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini. Saat mengunjungi lorong tersebut pada Indira Yusuf Ismail, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, memberikan apresiasi tinggi atas transformasi yang telah dilakukan.

“Ini luar biasa sekali, patut diapresiasi. Lorong ini telah memenuhi standar sebagai lorong wisata. Pemerintah Kecamatan Rappocini, Kelurahan Buakana, dan seluruh tokoh masyarakat telah bekerja sama membangun lorong yang membuat kita bahagia,” ujar Indira penuh kekaguman.

Nuansa Warna-Warni dan Interaktif
Memasuki gerbang Longwis Ceria, pengunjung langsung disambut dengan mural berwarna-warni yang memanjakan mata. Ornamen unik seperti payung gantung dan dekorasi kreatif lainnya menghiasi bagian atas lorong, menciptakan suasana yang ceria dan menyenangkan. Lorong yang dulunya kumuh ini kini menjadi tempat nyaman yang membuat warga betah berlama-lama.

Camat Rappocini, M. Aminuddin, menjelaskan bahwa Longwis Ceria berhasil tidak hanya merubah wajah lorong, tetapi juga merangkul anak muda yang sebelumnya memiliki kebiasaan buruk seperti mabuk-mabukan. Mereka kini menyalurkan kreativitas mereka melalui mural dan seni jalanan.

"Jalanan dilukis dengan cat warna-warni, lengkap dengan permainan interaktif seperti ular tangga. Lorong ini benar-benar menjadi tempat yang interaktif dan menyenangkan untuk warga," ujar Aminuddin.

Inspirasi Kota Bahagia Dunia
Indira Yusuf Ismail menambahkan bahwa Longwis Ceria bukan hanya sekadar lorong wisata, tetapi juga menjadi simbol kebahagiaan dan kreativitas warga Makassar. Bahkan, lorong ini menjadi salah satu alasan Kota Makassar diakui sebagai salah satu kota paling bahagia di dunia.

“Lorong wisata ini bukan cuma soal warna-warni, tetapi juga menyisipkan konsep permainan anak-anak yang mencerminkan kebahagiaan dan kebersamaan. Ini menjadi inspirasi dari survei Kota Bahagia Dunia,” jelas Indira.

Dengan keberhasilan Longwis Ceria, Makassar menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan inovasi yang tidak hanya mengubah lingkungan, tetapi juga membangun semangat kebahagiaan dan kebersamaan warganya.

TAG

BERITA TERKAIT