MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meraih opini Kualitas Tertinggi dengan nilai 91 atas Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Nilai itu menjadikan Pemprov Sulsel masuk dalam kategori A dan zona Hijau.
Hal itu berdasarkan Keputusan Ketua Ombudsman RI Nomor 252 Tahun 2024 tentang Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik).
Kepala Biro Organisasi Setda Sulsel, Bustanul, mengatakan, pencapaian ini meningkat dari tahun sebelumnya. Hal itu tidak lepas dari dukungan dan arahan Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh.
"Setiap tahun Ombudsman melakukan penilaian atas Pelayanan Publik. Tahun ini kita lebih meningkat, sebelumnya zona Kuning, kini Zona HIjau dan meraih opini Kualitas Tertinggi pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024," kata Bustanul, Jumat, 15 November 2024.
Dalam penilaian ini, Ombudsman tidak hanya melakukan pengecekan kelengkapan administrasi, juga turun langsung melihat pelayanan pada lokus penilaian.
"Dengan peningkatan ini, menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendorong pelayanan publik yang lebih baik," ungkapnya.
Adapun 6 lokus penilaian Ombudsman, yakni di RSUD Labuang Baji, Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan.
"Biro Organisasi dalam hal ini mengkoordinir dan membina agar lokus siap mengikut penilaian. Kita harap menjadi motivasi bagi OPD lainnya dalam meningkatkan pelayanan publik," imbuhnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Membuka Simpul Ekonomi Baru, Pemprov Sulsel Genjot Pembangunan Jalan Bypass Mamminasata Segmen III dan IV di Maros
-
Taufan Pawe Tantang Ombudsman Optimalkan 38 Perwakilan, Awasi Pelayanan Publik hingga Daerah
-
Gubernur Sulsel Apresiasi Pengabdian Sekda Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb, Siapkan Kembali sebagai Tim Ahli
-
Petani Optimis Bisa Tanam Padi 3 Kali Setahun Berkat MYP Irigasi Pemprov Sulsel
-
Tinjau Puskesmas Bua Tallulolo, Wagub Sulsel Tekankan Akurasi Data untuk Cegah Stunting di Toraja Utara