BUKAMATANEWS - Tragedi kecelakaan beruntun terjadi di KM 92 ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Senin sore (11/11/2024), melibatkan satu truk dan 17 kendaraan penumpang. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB ini mengakibatkan seorang korban meninggal dunia, empat mengalami luka berat, dan 23 lainnya luka ringan. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan medis.
"Hingga pukul 19.00 WIB, seluruh korban telah dievakuasi dengan bantuan tim dari Pemadam Kebakaran Purwakarta dan ambulans RS Abdul Rajak," ujar Panji Satriya, Marketing and Communication Department Head Jasa Marga.
Menurut informasi di lokasi kejadian, kecelakaan diduga akibat rem blong pada truk yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya, menyebabkan tabrakan beruntun. Akibatnya, semua lajur sempat ditutup dan arus kendaraan dialihkan melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di KM 116 sebelum kembali masuk di GT Jatiluhur di KM 84.
Korban meninggal dunia adalah seorang pelajar berusia 13 tahun. Sementara itu, 27 korban lainnya terdiri atas:
- Luka berat: 4 orang
- Luka ringan: 23 orang
Tim evakuasi bergerak cepat dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan penanganan korban dan normalisasi lalu lintas.
"Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia dan berharap para korban luka dapat segera pulih. Jasa Marga bersama pihak berwenang akan terus mengevaluasi insiden ini untuk memastikan keselamatan pengguna jalan," tambah Panji.
Berikut daftar korban meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan:
-
Korban meninggal dunia:
- Salsabila (13 tahun), pelajar, Jakarta Selatan.
-
Korban luka berat:
- Erni (47 tahun), ibu rumah tangga, Tangsel.
- Supriyanto (31 tahun), buruh, Depok.
- Johnson Tambunan (45 tahun), pengemudi APV, Bekasi.
- Kartika Eka Putri (27 tahun), ibu rumah tangga, Jakarta Selatan.
-
Korban luka ringan:
Sebanyak 23 korban lainnya termasuk pengemudi dan penumpang berbagai kendaraan, berasal dari wilayah Bekasi, Tangerang, Depok, hingga Lampung
Jasa Marga bekerja sama dengan kepolisian terus menyelidiki penyebab utama kecelakaan. Penegakan aturan kendaraan berat serta pengawasan teknis kendaraan akan diperketat untuk mencegah kejadian serupa.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," tutup Panji.