BUKAMATANEWS - Menjelang Pilkada Serentak 2024, KH Yahya Zainul Ma'arif atau yang dikenal sebagai Buya Yahya, mengingatkan masyarakat untuk lebih bijaksana dalam memilih pemimpin. Dalam ceramahnya, Buya Yahya menegaskan bahwa memilih calon pemimpin hanya karena kepentingan pribadi atau imbalan materi bisa berdampak buruk, terutama jika pemimpin tersebut terbukti culas dan korup.
Dalam pesan yang disampaikan melalui kanal Youtube @Buyayahyaofficial pada Sabtu (07/09), Buya Yahya menjelaskan konsekuensi serius dari pemilihan pemimpin yang didasarkan pada keuntungan pribadi. Menurutnya, jika seorang calon pemimpin sudah menunjukkan tanda-tanda ketidakbaikan, namun tetap dipilih karena pertimbangan pribadi atau materi, maka hal ini dapat berujung pada kerugian besar, bahkan dosa.
"Sekali Anda memilih seorang calon, sementara Anda sadar secara lahir ada tanda-tanda ketidakbaikan padanya, dan Anda tetap memilihnya, apalagi jika pilihan Anda berangkat dari kepentingan pribadi atau imbalan materi," ujarnya dengan tegas.
Buya Yahya menekankan bahwa pemilihan pemimpin seharusnya didasarkan pada kualitas moral dan integritas yang jelas, bukan sekadar keuntungan pribadi. Menurutnya, jika masyarakat bijaksana dalam memilih, maka keberkahan dan kebaikan akan menyertai pemimpin yang terpilih, serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.
Dengan seruannya ini, Buya Yahya berharap masyarakat dapat lebih mempertimbangkan pilihan mereka secara matang dan menjauhkan diri dari praktik-praktik yang bisa merusak tatanan demokrasi dan moral bangsa.
BERITA TERKAIT
-
Ucapkan Selamat Kepada Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kepulauan Selayar, Sekda Mesdiyono Tegaskan Siapkan Dukung Program yang Akan Dilaksanakan
-
KPU Sulsel Raih Dua Penghargaan pada Rakornas KPU Se Indonesia di Ancol
-
Prof Zudan Kunjungi Sejumlah Kabupaten Kota Cek Kesiapan Pilkada Serentak
-
Jalur Sungai dan Medan Terjal: Perjuangan Distribusi Logistik Pilkada Sulsel
-
Peringati HUT KORPRI dan Jelang Hari Pencoblosan, Pemprov Sulsel Gelar Doa Bersama