SELAYAR, BUKAMATA – Polres Selayar akan menurunkan 194 personilnya untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak, yang akan dilaksanakan November 2024 mendatang. Kapolres Selayar, AKBP Adnan Pandibu mengatakan, karena keterbatasan personil, pihaknya akan meminta tambahan bantuan ke Polda Sulsel.
“Kami akan meminta tambahan personil dari Satbrimobda Polda Sulsel sebanyak 60 orang yang siap melaksanakan kegiatan bantuan pengamanan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar,” kata Adnan, di sela pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Pallawa 2024 dalam rangka Pengamanan Pilkada Serentak, Rabu, 31 Juli 2024.
Adnan menjelaskan, Operasi Mantap Praja ini akan dilaksanakan selama 243 hari. Yaitu 153 hari di tahun 2024, dan 90 hari di tahun 2025, yang melibatkan 194 personel atau 2/3 dari kekuatan riil dalam mengamankan seluruh tahapan Pilkada yang ada.
Iapun menegaskan tiga komitmennya menjelang Pilkada di Kabupaten Kepulauan Selayar. Yaitu penegakan hukum yang transparan berkeadilan, prioritas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, serta pelayanan kepada masyarakat dalam penggunaan hak konstitusi.
Diketahui, Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Adnan Pandibu, dan dihadiri Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili Sekda Mesdyono, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Wakapolres bersama Pejabat utama Polres Kepulauan Selayar, Pimpinan Parpol, dan undangan lainnya.
Apel Gelar Pasukan ini melibatkan personil dari lintas sektoral meliputi Personel Polres, Kodim 1415 Selayar, Pol PP dan Pemadam Kebakaran, Dishub, Rutan Klas II B Selayar, Syahbandar, Basarnas dan Linmas PAM TPS.
Selain pengecekan personel, dalam apel ini juga dilakukan pengecekan Sarana dan Prasarana yang ada untuk mendukung pelaksanaan Ops Mantap Praja Pallawa 2024. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Basarnas Lanjutkan Pencarian Lansia yang Tersesat di Hutan Alasa Selayar
-
Edukasi Sadar Hukum Sejak Dini, Polres Selayar Kerahkan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Bina Pelajar
-
Polda Sulsel Hentikan Penyelidikan Kasus Penyebaran Konten Pornografi Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
Empat Remaja di Selayar Terekam CCTV Mencuri Barang Milik Pengunjung Car Free Night
-
Dari Sidik Jari, DVI Polda Sulsel Berhasil Identifikasi Korban Kedua Pesawat ATR 42-500, Pramugari Florencia Lolita Wibisono