105 Orang Meninggal Dunia Akibat Penyakit DBD
16 Juni 2026 10:02
Memasuki semester kedua tahun 2024, total konsumsi semua jenis BBM non subsidi mencapai 920.941 Kilo Liter (KL).
MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melaporkan bahwa Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi provinsi dengan konsumsi BBM non subsidi tertinggi di Pulau Sulawesi. Memasuki semester kedua tahun 2024, total konsumsi semua jenis BBM non subsidi mencapai 920.941 Kilo Liter (KL).

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebutkan bahwa konsumsi Pertamax di Sulsel hingga triwulan kedua mencapai 29.598 KL. "Jika ditotalkan secara keseluruhan, baik Pertamina Dex, Dexlite, dan Turbo, jumlahnya mencapai 920.941 KL," ungkap Fahrougi.
Data juga menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah berada di peringkat kedua dengan konsumsi sebesar 305.208 KL, disusul Sulawesi Utara di peringkat ketiga dengan 285.633 KL.
Pertamina memprediksi tingginya konsumsi Pertamax dan Dex Series dipengaruhi oleh beberapa faktor. "Program subsidi tepat yang berjalan beberapa tahun lalu kemungkinan besar memicu bertambahnya pengguna produk non subsidi," jelas Fahrougi.
Pakar Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Anas Iswanto Anwar, menyatakan bahwa tingginya konsumsi BBM non subsidi di Sulsel dipengaruhi oleh beberapa indikator. "Selama ini konsumen selalu mencari yang murah. Tingginya konsumsi di Sulsel mungkin disebabkan oleh meningkatnya kesadaran publik bahwa BBM subsidi diperuntukkan untuk kalangan tertentu," ujar Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi Bisnis Unhas ini.
Lebih lanjut, Dr. Anas menambahkan bahwa peningkatan daya beli juga menjadi faktor penting dalam konsumsi BBM non subsidi. "Kalau masyarakat mau membeli yang lebih mahal, berarti ada peningkatan daya beli," urainya.
Menurutnya, masyarakat yang bersedia membeli produk non subsidi ini umumnya berasal dari kalangan atas. "Mereka lebih memikirkan kualitas daripada harga. Membeli BBM berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan," pungkasnya.
16 Juni 2026 10:02
16 Juni 2026 09:17
16 Juni 2026 09:27
16 Juni 2026 10:02
16 Juni 2026 09:47
16 Juni 2026 09:21
16 Juni 2026 09:17