MAKASSAR, BUKAMATA - DPD BKPRMI Kota Makassar menggelar Latihan Manajemen Dakwah 1 (LMD 1), di Diklat Keagamaan Kemenag RI, Jl. Sultan Alauddin No. 105, pada tanggal 13-14 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Makassar Bryan B. Rahman, Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Dr. Amruddin AE, Direktur Wilayah LPPDSDM BKPRMI Sulsel, Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Makassar, perwakilan pengurus DPD, dan 15 DPK BKPRMI Se Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Makassar, Bryan B. Rahman, menyampaikan, BKPRMI harus hadir sebagai pengarah kehidupan pemuda ke arah yang positif, dan aktif serta berkontribusi untuk memajukan pemuda Indonesia.
“BKPRMI hadir sebagai pengarah kehidupan pemuda ke arah yang positif dan aktif, serta berkontribusi dalam memajukan pemuda Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan yang inspiratif dan membangun. Dengan semangat keagamaan yang kuat, BKPRMI berupaya menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh, siap menghadapi tantangan zaman dan turut serta dalam pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Ia menuturkan, Pemkot Makassar sangat mendukung pelaksanaan Latihan Manajemen Dakwah 1 (LMD 1) yang diselenggarakan oleh DPD BKPRMI Kota Makassar.
“Kami percaya bahwa program ini sangat penting dalam membentuk karakter pemuda yang berakhlak mulia, memiliki kemampuan kepemimpinan, dan berkomitmen untuk memajukan masyarakat. Dukungan kami ini sejalan dengan visi Kota Makassar untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas, aktif, dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah,” terangnya.
Ia berharap, LMD 1 dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi Kota Makassar dan Indonesia pada umumnya.
Sementara, Direktur Wilayah LPPDSDM BKPRMI Sulsel, Nurdin, mengungkapkan, BKPRMI adalah organisasi perubahan, dan LMD 1 merupakan tahapan yang ada dalam organisasi bagi yang ingin menjadi pemimpin di masa depan.
“Melalui program Latihan Manajemen Dakwah 1 (LMD 1), BKPRMI menyediakan tahapan pengembangan diri bagi pemuda yang ingin mengasah keterampilan kepemimpinan dan manajemen dakwah. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, visioner, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Nurdin yang juga Staf Ahli Bupati Takalar.
LPPDSDM BKPRMI Sulsel telah membuat roadmad pelaksanaan kaderisasi ke setiap kabupaten /kota dengan harapan lebih memudahkan DPD-DPD melaksanakan LMD atau program-program kaderisasi. LMD adalah salah satu sistem dan tahapan kaderisasi dalam organisasi BKPRMI .
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Makassar, Muhammad Khaerul, ST., menambahkan, BKPRMI Makassar hadir di segmen pemuda dan remaja masjid, terutama dalam mengelola taman pendidikan Al-Qur'an dan mencerahkan bangsa Indonesia. BKPRMI juga merupakan organisasi kepemudaan yang diperhitungkan di Kota Makassar.
"BKPRMI Makassar hadir di segmen pemuda dan remaja masjid dengan fokus utama pada pengelolaan taman pendidikan Al-Qur'an yang bertujuan untuk mencerahkan bangsa Indonesia melalui pendidikan keagamaan yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menyatakan, BKPRMI berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berwawasan luas, yang siap menjadi pemimpin masa depan. Sebagai organisasi kepemudaan yang diperhitungkan di Kota Makassar, BKPRMI senantiasa berupaya memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan dan pengembangan pemuda agar mereka dapat berperan aktif dan positif dalam masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan Latihan Manajemen Dakwah 1 (LMD 1). Terima kasih kepada Pemkot Makassar, para pemateri, panitia, dan peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat yang luar biasa. Kerja keras dan kolaborasi kita semua telah membuat acara ini berjalan dengan sukses dan lancar. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapatkan dalam LMD 1 ini dapat menjadi bekal berharga dalam mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Mari kita terus bersama-sama membangun generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan berjiwa kepemimpinan,” ungkapnya.
Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk mengembangkan kemampuan manajemen dakwah dan menjadi pemimpin yang berkontribusi positif bagi masyarakat. (*)