MAKASSAR,BUKAMATA - Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam dunia usaha dan industri guna mendorong pertumbuhan ekonomi kota.
Salah satu program strategis yang digagas oleh Danny adalah penyediaan 10.000 Skill Training Gratis bagi masyarakat, dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar sebagai leading sector dari 12 SKPD yang mendukung program ini.
Kepala Disnaker Kota Makassar, Nielma Palamba, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya, Disnaker menyiapkan sekitar 2.000 peserta untuk mengikuti berbagai pelatihan.
“Kami memberi pelatihan yang mengikuti standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), salah satunya dengan memberikan pelatihan selama 80 Jam Pelajaran untuk memaksimalkan hasil dan menghasilkan alumni yang kompeten,” jelas Nielma di Kantor Disnaker.
Kota Makassar, yang dikenal sebagai kota dagang dan jasa, menyesuaikan jenis pelatihan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Beberapa pelatihan yang populer antara lain berbasis multimedia, keterampilan Barista, administrasi perkantoran, kewirausahaan, hingga keterampilan teknis seperti alat berat.
Program 10.000 Skill Training Gratis ini menyasar berbagai kelompok, terutama masyarakat lorong, fresh graduate, dan penyandang disabilitas. “Kami memberikan masyarakat lorong pelatihan sesuai kebutuhan mereka, seperti pelatihan menjahit, daur ulang barang, dan pelatihan lainnya yang bisa membantu mereka membuka peluang usaha,” tambah Nielma.
Bagi penyandang disabilitas, Disnaker menyediakan pelatihan melalui unit layanan disabilitas yang sudah berjalan sejak tahun 2021. "Mereka dilatih soft skill dan hard skill secara gratis untuk meningkatkan perekonomian mereka, seperti pelatihan perbengkelan dan perbaikan alat elektronik,” pungkas Nielma.