MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Sebanyak 449 jemaah haji asal Provinsi Papua Barat tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dengan pesawat Garuda GIA1220, pada pukul 14.29 WITA, Senin (8/7/2024).
Usai mengikuti seremoni serah terima, jemaah kemudian diinapkan di Wisma Bir Ali dan Wisma Jabal Uhud Asrama Haji Sudiang Makassar.
Dijadwalkan jemaah ini akan melanjutkan perjalanan ke beberapa kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya pada tanggal 10 Juli 2024.
Diketahui, satu jemaah haji asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat atas nama Abu Bakar Said Hegemur (78) meninggal di KKHI Makkah Arab Saudi pada tanggal 16 Juni 2024 lalu.
"Selamat datang kembali di tanah air. Kloter 20 diberangkatkan 450 jemaah, yang kembali hanya 449 jemaah. Insya Allah yang wafat husnul khatimah,” ucap Kabid Pembekalan PPIH Debarkasi UPG, H. Fathurrahman dalam sambutannya di Aula Arafah Asrama Haji Makassar.
Kabid Pendikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Sulsel ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov dan Kanwil Kemenag Papua Barat atas kerjasamanya, sehingga proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah Papua Barat dapat berjalam lancar.
“Terima kasih atas kerjasamanya dengan PPIH Embarkasi Makassar. Alhamdulillah seluruh proses pemberangkatan dan pemulangan berjalan lancar. Insya Allah para jemaah kita mendapatkan predikat haji mabrur,” pungkasnya.
Jemaah Koter 20 ini diterima secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Ekonom dan Pembangunan Niko Tike. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Prov. Papua Barat H. Saleh Siknun, Asisten III Setda Prov. Papua Barat Daya Hj. Atika Rafikah, serta Kakanwil Papua Barat, Luksen Jems Mayor besera jajaran. (*)
BERITA TERKAIT
-
Rencana Pemberangkatan Jemaah Haji Naik Kapal Laut Ditolak BP Haji
-
Permudah Koordinasi, Penempatan Jemaah Haji Gelombang II di Madinah Berbasis Kloter
-
Disambut Bupati Irwan Hamid, Jemaah Haji Asal Kabupaten Pinrang Tiba di Debarkasi Makassar, Satu Orang Meninggal Dunia
-
2.760 Jemaah Haji Indonesia Mulai Dipulangkan Besok
-
Jumlah Jemaah Haji 2025 Turun Drastis, Terendah dalam 30 Tahun