MAKASSAR, BUKAMATA - Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di kawasan perumahan mewah Jalan Danau Poso, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat, 5 Juli 2024.
Dalam peristiwa itu, salah satu penghuni rumah bermana Sumiarti ditemukan tewas lantaran diduga terjebak api. Dua penghuni lainnya juga mengalami luka bakar.
Kapolsek Tamalate AKP Aris Sumarsono mengatakan, kobaran api diduga mulai muncul dari rumah berlantai dua sekitar pukul 04.00 WITA. Beberapa warga setempat pun panik dan segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
"Melihat api warga keluar, kemudian langsung melakukan pemadaman di rumah korban. (Korban) terjebak api kayaknya (hingga tewas)," kata Aris.
Kata Aris, penyebab kebakaran hingga saat ini masih didalami oleh pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel.
"Belum diketahui penyebabnya, kita masih menunggu dari labfor. Korban meninggal satu, kalau luka-luka ada dua," ucapnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa saksi, sebelum api membesarkan, suara ledakan sempat terdengar dari arah dapur rumah.
"Awalnya tetangga terbangun karena ada suara terbakar dan meledak-meledak. Kemudian keluar dan mendapati rumah di TKP sudah terbakar," bebernya.
Aris bilang, saat itu korban diduga panik dan langsung berupaya menyelamatkan diri. Namun, situasi saat itu sudah tidak memungkinkan lantaran asap tebal dan api begitu cepat membesar.
"Kalau posisi korban (ditemukan) ada di tangga. Kalau korban luka itu baru bisa keluar setelah api padam. Kami masih melakukan penyelidikan untuk penyebab pastinya. Korban luka bagian tangannya, luka badan, sama kaki," bebernya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Polda Sulsel Hentikan Penyelidikan Kasus Penyebaran Konten Pornografi Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
Dari Sidik Jari, DVI Polda Sulsel Berhasil Identifikasi Korban Kedua Pesawat ATR 42-500, Pramugari Florencia Lolita Wibisono
-
Satu Unit Rumah Terbakar di Selayar Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
20 Polisi Nakal di Sulsel Dipecat Sepanjang Tahun 2025
-
Kapolda Sulsel Kirim 100 Personel Brimob Pilihan Bantu Penanganan Pasca Bencana Sumatera