Mantan Capres Mahfud MD jadi Khatib di Masjid Al Markaz, Minta Contoh Pengorbanan Nabi Ibrahim
Mahfud MD mengatakan ketika sebuah aturan meskipun itu adalah asumsi tapi diyakini bagi orang tertentu harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya termasuk perintah menyembelih.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Mantan Calon Wakil Presiden Mahfud MD menjadi khatib salat Ied Adha di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Senin (17/6). Dalam khutbahnya, Mahfud menyinggung soal perintah menaati aturan.
Mahfud mengaku, ketika sebuah aturan meskipun itu adalah asumsi tapi diyakini bagi orang tertentu harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya termasuk perintah menyembelih.
Menyembelih itu, lanjut Prof Mahfud MD, seperti menaati hukum, tapi karena Allah Maha Pengasih, tidak mungkin menyuruh menyembelih seorang anak dan itu hanya ujian.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa Indonesia juga sama harus membangun jalan hidup seperti itu. Rakyatnya harus tertib, pemerintahnya juga harus jujur dan adil ulamanya dan cendikiawannya juga harus objektif. Jangan jadi ulama su' yang artinya adalah ulama yang bertujuan hanya untuk kesenangan dunia.
"Saya tidak bermaksud menyindir siapa-siapa tapi mari kita tertib agar negara ini bagus, rakyat juga harus baik serta pemerintah juga harus baik," imbuhnya.
Diketahui, Prof Mahfud MD berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai khatib di masjid Al-Markaz dengan judul khutbah Mengambil Hikmah Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim untuk Membangun Keluarga Indonesia. (*)
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
