LUTRA, BUKAMATANEWS — Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) terus melakukan pelbagai upaya untuk penanganan tanggul jebol di Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat.
Sehari setelah ditinjau langsung Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Kabid Operasional dan Pemeliharaan BBWSPJ, Nalvian menyampaikan bahwa pihaknya sementara membuat desain pengendali air (jetty) di Wilayah Pombakka.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pak Nalvian, pihak BBWSPJ membuat desain pengendali air bergantung dengan luas penampang,” kata Kepala Dinas PUPR Luwu Utara, Muharwan.
“Juga segera akan dilakukan pengangkatan sedimentasi di hilir dengan alat berat,” sambung Muharwan.
Dalam waktu dekat apabila genangan sudah surut, juga akan dilakukan penanggulangan sementara dengan jumbo bag dengan bantuan pompa isap pasir.
“Seperti yang sudah disampaikan ibu bupati, memang untuk mengisi jumbo bag menggunakan mesin penyedot pasir. Hanya saja untuk meletakkan jumbo bag harus menggunakan alat berat. Kita semua berharap semoga beberapa hari ke depan tidak ada hujan dan air bisa surut sehingga mobilisasi material dan alat berat bisa dilakukan,” terang Muharwan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Jembatan Bailey di Seko Dikebut, Pemprov Sulsel Targetkan Akses Warga Kembali Terbuka Oktober 2026
-
Fly Jaya Siap Buka Rute Masamba-Makassar, Penerbangan Perdana Dijadwalkan 18 Oktober
-
Pemkab Pinrang Perkuat Koordinasi dengan BBWS Antisipasi Dampak Kemarau
-
BBWS Pompengan Jeneberang: Program MYP Pemprov Sulsel Ringankan Beban Pemerintah Pusat
-
Pasar Sentral Masamba Dibersihkan, TNI-Pemkab Luwu Utara Kompak Gotong Royong