LUWU UTARA, BUKAMATA - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang masih terus berupaya melakukan penanganan tanggul jebol di beberapa desa terdampak banjir di Luwu Utara.
PPK OP IV dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Leo Arbi mengatakan penanganan di Desa Lembang-lembang, Lawewe, Wara, dan Limbong Wara, akan ditutup dengan jumbo bag.
“Tetapi untuk saat ini alat belum bisa ke lokasi jebolan dikarenakan air masih tinggi, sehingga untuk sementara jumbo bag yang sudah ada akan diisi dengan menggunakan pompa pasir sembari menunggu air surut sekitar bulan Juli atau Agustus mendatang,” terang Leo, Jumat, 17 Mei 2024.
Untuk Desa Pombakka, Leo mengatakan akan mendapat perlakuan yang sama, yaitu menggunakan jumbo bag.
“Desa Pombakka sejak 2022 dari balai sungai masuk di dana bencana Kementerian PU. Alat dari Pemda juga sudah disiapkan dan jumbo bag dari balai akan diisi secara bertahap. Hanya saja kondisi air yang masih tinggi belum memungkinkan untuk dilakukan penanganan,” jelas Leo. (*)
BERITA TERKAIT
-
Makole XXXVI Baebunta Resmi Dilantik, Ribuan Warga Luwu Utara Padati Prosesi Adat
-
Relawan Salurkan Bantuan Mendesak untuk 430 Jiwa Terdampak Pascabencana di Aceh Timur
-
Bupati Andi Rahim Resmi Lepas Status Penyuluh Pertanian Luwu Utara ke Pusat
-
Pemkab Luwu Timur - BBWS Pompengan Jeneberang Teken MoU Pengendalian Banjir Sungai Malili
-
Update Bencana Sumatera, 1.135 Meninggal Dunia, 173 Orang Masih Dinyatakan Hilang