MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Komisi X DPR RI menyoroti terkait Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang salah sasaran yang ramai di media sosial (medsos). DPR meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaa, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memperketat pengawasan dalam penyaluran program KIP Kuliah.
Anggota Komisi X DPR RI, Muh Nur Purnamasidi mengakui sudah mendapatkan laporan terkait program KIP Kuliah yang salah sasaran. Dengan terungkapnya tersebut, Nur menyebut ada masalah dalam penyaluran program KIP Kuliah.
"KIP kuliah yang salah sasaran, berarti ada yang salah. Dalam konteks bagiamana ketika pendaftaran," ujarnya kepada wartawan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (6/5/2024).
Nur menjelaskan KIP Kuliah merupakan perubahan dari program pendidikan sebelumnya yakni Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu (Bidikmisi). Nur menjelaskan dalam seleksi penerima KIP Kuliah dilakukan survei terlebih dahulu apakah layak atau tidak.
"Kan sudah jelas KIP Kuliah itu sebenarnya Bidikmisi. Jadi diperiksa orang (calon penerima KIP Kuliah) seperti rumahnya, bajunya," tuturnya.
Politisi Partai Golkar ini menyebut munculnya penerima KIP Kuliah yang dianggap mampu menunjukkan lemahnya pengawasan dilakukan Kemendikbudristek. Untuk itu, dirinya meminta agar Kemendikbudristek meningkatkan pengawasan.
"Berarti dalam penyalurannya ada sisi lain yang kita harus memang awasi. Sehingga meminimalisir orang yang mampu tapi kemudian mendapatkan KIP Kuliah. Karena Bidikmisi ini untuk orang yang tidak mampu," tegasnya.
Nur menambahkan Komisi X DPR RI akan memanggil Mendikbudristek, Nadiem Makarim untuk menjelaskan terkait KIP Kuliah yang salah sasaran.
"Kami belum masuk masa persidangan, sehingga belum kita bahas dengan mas Menteri. Insya Allah saat sudah masa persidangan kita akan sampaikan," ucapnya.
Sebelumnya, seorang mahasiswi Universitas Diponegoro bernama Cantika Mutiara Johani menjadi sorotan di medsos. Sosok Cantika merupakan salah satu mahasiswa penerima program KIP Kuliah.
Meski demikian, Cantika menunjukkan barang-barang mewah di Instagramnya seperti laptop, vespa, tablet, hingga sepeda. Perempuan itu mengaku sudah bisa membeli barang-barang yang ia inginkan mulai dari alat elektronik hingga tas mahal.
Ia juga mengaku mampu membiayai kebutuhan adik-adiknya mulai dari kebutuhan primer hingga tersier. Selain itu, Cantika juga mengaku sudah bisa rutin memberikan uang kepada ibunya.
Setelah mendapat sorotan dan viral, Cantika akhirnya mengajukan pengunduran diri sebagai penerima KIP Kuliah.(*)
BERITA TERKAIT
-
Bunda PAUD Sidrap Dapat Apresiasi Nasional dari Kemendikbudristek
-
Bentrokan Pecah, Gas Air Mata Ditembakkan Hingga ke Stasiun Palmerah
-
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Berbagi Kebahagian dengan Ratusan Anak Panti Asuhan
-
Cegah Pencurian Data, Komisi I DPR Dukung Aturan Pembatasan Internet pada Anak
-
Kemendikbudristek : Kampus yang Beri Gelar Doktor HC ke Raffi Ahmad Tak Berizin