MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel memberikan respon cepat terhadap dugaan praktik transaksional dalam seleksi calon komisioner Komisi Informasi (KI) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID). Langkah ini diambil setelah adanya desas-desus yang mencuat terkait seleksi tersebut.
Wakil Ketua BK DPRD Sulsel, Selle KS Dalle, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan kepada pimpinan terkait isu tersebut. "Kemarin kita memberikan warning. BK menyurat ke pimpinan untuk memanggil dan menyampaikan kepada komisi A," ujarnya pada Senin (06/05/2024).
Meskipun belum ada bukti konkret terkait praktik transaksional tersebut, BK mengambil langkah awal dengan mengajak calon komisioner yang merasa dirugikan untuk melaporkan kejadian tersebut. "Kami jaga dan lindungi itu sebagai informan. Kami BK menjaga itu tidak mempublikasikan pelapornya," tegas Selle.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, mengonfirmasi adanya surat yang diterima dari Badan Kehormatan terkait proses seleksi calon komisioner di Komisi A. Namun, pihaknya menegaskan bahwa tidak akan bertindak gegabah tanpa bukti yang kuat.
"Jika ada yang merasa dirugikan silahkan melapor ke BK dan akan ditindak lanjuti kalau ada dugaan seperti itu," ucapnya, menegaskan pentingnya melaporkan kejadian yang diduga merugikan bagi kepentingan bersama.
BERITA TERKAIT
-
"Hak Melekat, Tanggung Jawab Moral Juga", Dokter Fadli Ananda Bagikan Seluruh Gajinya untuk Bantu Pasien di Rumah Sakit
-
Serap Aspirasi Warga Paccellekang Gowa, Lukman B Kady Soroti Fasilitas Sekolah hingga Infrastruktur Desa
-
Gubernur Sulsel Sampaikan Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025, Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi
-
Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
-
DPRD Sulsel Jemput Masukan ke Parepare, Matangkan Regulasi Pajak demi Perkuat Fiskal Daerah