MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk mencairkan 60 persen sisa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari anggaran sebesar Rp387 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. KPU Sulsel menyebut saat ini baru 40 persen anggaran NPHD Pilkada serentak dari pemerintah.
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah mengatakan pihaknya saat ini sudah melayangkan surat permohonan untuk 60 persen dana pilkada serentak.
“Sudah menyampaikan surat untuk permohonan 60 persen, dana pilkada karena sebelumnya 40 persen sudah diberikan 2023 kemarin,” ujarnya kepada wartawan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.
Ia berharap pada Mei ini sudah bisa direspon oleh Pemprov Sulsel dan dapat segera dilakukan NPHD.
“Mudah-mudahan bulan Mei ini Pemprov Sulsel bisa merespon itu,” kata dia.
Hasbullah mengaku sampai saat ini KPU Sulsel belum berpikir untuk mengajukan adendum NPHD Pilkada serentak 2024.
"Tidak ada adendum ke Pemprov untuk anggaran Pilkada serentak," ucapnya.
Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menyampaikan, tak menutup ruang jika penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu memberikan adendum NPHD Pilkada serentak.
Bahkan kata Bahtiar sampai saat ini pihak Pemprov Sulsel belum menerima adendum dari pihak penyelenggara Pemilu.
“Ajuan adendum belum saya terima. Tetapi apapun itu untuk mendukung pilkada pasti kita dukung,” ucapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Penantian 20 Tahun Warga Luwu dan Luwu Utara Berakhir, Jembatan Salujambu Andalan Diresmikan Gubernur Sulsel
-
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah Kewenangan Balai Jalan, Gubernur Sulsel: Sudah Koordinasi, Balai Jalan Segera Kerjakan
-
Gubernur Sulsel Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo dan Mensos atas Program Sekolah Rakyat
-
Gubernur Sulsel Lantik Darmawangsyah Muin sebagai Bupati Gowa untuk Sisa Masa Jabatan 2025–2030
-
Bupati Luwu Utara Turun Pantau Skrining Kesehatan, Pelajar Jadi Sasaran