MAKASSAR, BUKAMATA - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan extra dropping atau menambah pasokan elpiji 3 Kg di tiga provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat. Penambahan ini bertujuan untuk mengamankan stok elpiji dalam masa bulan Ramadan, sehingga masyarakat tidak perlu cemas akan ketersediaan stok di wilayah Sulawesi.
Khusus untuk Sulawesi Selatan, total penambahan tabung sebanyak 231.200 yang tersebar di 24 Kabupaten dan Kota. Kota Makassar mendapatkan penambahan tabung sebanyak 57.120 tabung.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan, penambahan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan pemerintah daerah setempat, dan diperuntukkan bagi rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran.
“Elpiji 3 Kg ini merupakan barang subsidi yang harus diawasi pendistribusiannya. Oleh karena itu, kami himbau kepada masyarakat apabila menemukan pendistribusian elpiji 3 kg yang tidak sesuai peruntukannya atau adanya harga yang tidak wajar, maka dapat menghubungi ke Pertamina Call Center 135,” ujar Fahrougi, Rabu, 20 Maret 2024.
Fahrougi menyampaikan, pembelian tabung elpiji 3 Kg wajib menggunakan KTP yang sudah diterapkan semenjak 1 Januari 2024 diharapkan dapat meminimalisir tindak penyalahgunaan yang terjadi di lapangan, Sehingga, di momen Ramadan ini harapannya golongan masyarakat yang berhak menerima benar-benar merasakan elpiji 3 Kg subsidi ini.
Fahrougi juga mengungkapkan, program Subisdi Tepat Elpiji yang telah berjalan semenjak awal tahun 2023 dari proses pendataan dan pencocokan data tersebut yakni dengan target pangkalan elpiji 3 Kg. Saat ini, data per akhir Desember 2023 yang telah melakukan transaksi penerapan KTP sebanyak 97,55 persen dari target 31.435 pangkalan elpiji 3 Kg yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dari BBM hingga Elpiji 3 Kg, Berikut Langkah Pemkab Luwu Timur Kendalikan Inflasi
-
Antrean SPBU Mulai Terurai, Munafri Dorong Kondisi BBM Makassar Kembali Normal
-
Respon Antrean BBM, Pemkot Makassar Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
-
Antrean BBM Bikin Aktivitas Warga Terganggu, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Taktis
-
Malam-Malam Antrean BBM di Makassar Belum Surut, Motor Mengular hingga PLN Hertasning