Hikmah : Jumat, 15 Maret 2024 12:09

BUKAMATA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa tren pelemahan ekspor Indonesia masih berlanjut hingga dua bulan pertama tahun 2024. Menurut data yang dirilis oleh BPS, total nilai ekspor negara tersebut turun sebesar 5,79% month to month (MoM), mencapai angka USD 19,31 miliar di bulan Februari 2024. Angka ini menurun dari nilai ekspor pada bulan Januari 2024 yang mencapai USD 20,52 miliar.

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar, menjelaskan bahwa penurunan nilai ekspor terjadi baik secara bulanan maupun tahunan. Dia menyoroti bahwa penurunan terjadi di sektor migas dan nonmigas.

Secara rinci, ekspor migas mengalami penurunan sebesar 12,93% MoM, mencapai angka USD 1,22 miliar. Sementara itu, ekspor nonmigas juga terkoreksi sebesar 5,27% MoM, menjadi USD 18,09 miliar.

Penurunan yang terjadi dalam sektor ekspor ini menandakan tantangan yang dihadapi oleh perekonomian Indonesia. Meskipun demikian, langkah-langkah strategis kemungkinan akan diambil untuk mengatasi tren pelemahan ini dalam upaya memperkuat kembali kinerja ekspor Indonesia di masa mendatang.

TAG

BERITA TERKAIT