BUKAMATA - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah mengeluarkan seruan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan terhadap kejahatan brutal yang dilakukan terhadap warga Palestina di Gaza, terutama selama bulan suci Ramadan.
Dalam pidato yang dibacakan oleh Menteri Media Saudi Salman al-Dosari, Raja Salman menyoroti kebutuhan akan jalur kemanusiaan yang aman di Gaza. Pernyataan ini disampaikan pada awal Ramadan.
"Kami sedih pada Ramadan tahun ini atas penderitaan saudara-saudara di Palestina," kata Raja Salman dalam pernyataan pers yang dikutip dari AP, Senin 11 Maret 2024.
"Kami menekankan perlunya upaya komunitas internasional untuk memikul tanggung jawab, menghentikan kejahatan brutal ini, dan menyediakan jalur kemanusiaan dan bantuan yang aman," tambah Raja Salman.
Arab Saudi telah menyerukan tindakan segera setelah Israel menyerang Gaza, Palestina pada awal Oktober 2023. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pada November 2023 juga mendesak semua negara untuk menghentikan ekspor senjata ke Israel.
Selain itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz juga telah menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza selama Ramadan untuk memastikan bantuan kemanusiaan yang penting dapat diberikan kepada rakyat Palestina yang membutuhkan.
"Saya yakin bahwa sebagian besar rakyat Israel dan Palestina menginginkan satu hal yang sama: Perdamaian. Satu langkah yang dapat dilakukan untuk itu adalah gencatan senjata yang lebih lama, dan idealnya dilakukan selama Ramadan," ujar Scholz.
Meskipun tekanan dari komunitas internasional semakin besar untuk mencapai gencatan senjata, upaya diplomasi untuk mencapainya belum mencapai titik terang. Namun, Presiden Biden tetap meyakini bahwa gencatan senjata pasti akan terjadi.
Agresi militer Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 31.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 72.600 orang lainnya.
Mahkamah Internasional telah mengeluarkan putusan awal pada 26 Januari yang memerintahkan Israel untuk menghentikan genosida dan berupaya memperbaiki kondisi kemanusiaan di Gaza.