MAKASSAR, BUKAMATA - Pemilu legislatif telah usai, meski proses rekapitulasi manual masih akan berlangsung hingga Maret mendatang, namun komposisi partai yang akan memiliki kursi di parlemen sudah terlihat. Perolehan kursi di parlemen hasil Pileg 2024, tentu akan menjadi keuntungan sendiri bagi partai politik, utamanya dalam menghadapi gawean Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) pada Oktober mendatang.
Tidak terkecuali dalam Pilkada Gubernur Sulsel, sejumlah partai pemilik suara signifikan hampir pasti akan mendukung kadernya untuk maju pada Pilgub Sulsel.
Hal ini dikemukakan Guru Besar Komunikasi Politik, UIN Alauddin Makassar, Prof Firdaus Muhammad. Menurut Firdaus, jika melihat hasil Pileg 2024, bisa dilihat ada beberapa partai yang memiliki suara besar serta tokoh sentral yang potensial bertarung di Pilgub Sulsel.
"Sebut saja dari NasDem ada Rusdi Masse, dari Golkar ada Nurdin Halid, Ilham Arief Sirajuddin dan Taufan Pawe. Selain itu, ada nama Andi Iwan Darmawan dari Gerindra, Amir Uskara dari PPP dan Ashabul Kahfi dari PAN," sebutnya.
Selain itu, lanjut Prof Firdaus, beberapa nama kepala daerah yang masih menjabat juga memiliki kans cukup besar untuk bertarung di Pilgub Sulsel. Seperti Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Walikota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto.
"Saya kira dinamika politik masih sangat cair sampai batas pendaftaran ke KPU, jadi masih sangat memungkinkan akan ada figur lain yang juga muncul, di luar figur yang sudah disebut selama ini," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Danny Pomanto Menang Telak di TPS 001, Optimis Raih Kemenangan Sulsel 2024
-
Kampanye Akbar Danny-Azhar di Makassar: Dukungan Tanpa Imbalan, Harapan untuk Sulsel
-
Hargai Budaya, Danny-Azhar Gunakan Perahu Pinisi ke Lokasi Kampanye Akbar
-
Kampanye di Kampung Istri, Calon Gubernur Sulsel Danny Pomanto Perkuat Dukungan di Bone
-
Warga Galesong Selatan Sepakat Pilih DIA: Danny Pomanto Jadi Harapan Baru Sulawesi Selatan