Hikmah : Rabu, 07 Februari 2024 14:03

BUKAMATA - Beberapa pekan mendatang akan menyaksikan latihan angkatan laut bersama antara China, Rusia, dan Iran, sebagai respons terhadap eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dipicu oleh agresi Israel ke Palestina.

Menurut Laksamana Muda Shahram Irani, Komandan Angkatan Laut Iran, latihan ini direncanakan akan digelar sebelum bulan Maret dengan tujuan utama untuk memastikan keamanan regional.

Negara-negara lain juga diundang untuk berpartisipasi dalam latihan tersebut, sementara beberapa negara seperti Pakistan, Brasil, Oman, India, dan Afrika Selatan diundang sebagai pengamat.

Meskipun detail lokasi latihan masih belum dipublikasikan, rencana latihan ini merupakan kelanjutan dari latihan bersama sebelumnya yang melibatkan ketiga negara ini dalam Security Bond-2023.

Latihan sebelumnya mencakup berbagai aspek pelatihan, termasuk anti-terorisme, anti-pembajakan, dan simulasi misi penyelamatan kapal dagang yang dibajak.

Latihan militer ini berlangsung di tengah gejolak di Timur Tengah menyusul agresi Israel ke Palestina yang terjadi pada Oktober lalu.

Sejumlah milisi di kawasan, seperti Hizbullah di Lebanon, milisi di Suriah, dan Houthi di Yaman, turut ambil bagian dalam serangan terhadap Israel. Houthi, yang aktif membajak kapal-kapal komersial di Laut Merah, mengancam untuk terus melakukan serangan tersebut hingga Israel menghentikan agresinya terhadap Palestina, mengklaim bahwa serangan mereka merupakan bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat dengan serangkaian serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat ke Suriah, Irak, dan Yaman dalam beberapa pekan terakhir sebagai respons terhadap provokasi dari sejumlah milisi di kawasan tersebut.

 

TAG

BERITA TERKAIT