Munafri Tegaskan Dukungan Penuh Program Presiden di Rakornas 2026
02 Februari 2026 19:38
Presiden Jokowi menghadapi tantangan kenaikan harga beras global dengan menyebarkan bantuan pangan, termasuk serah terima bantuan beras cadangan pemerintah di Yogyakarta
BUKAMATA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa kenaikan harga beras terjadi global akibat gagal panen di banyak negara. Hal ini disampaikan saat menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat di Gudang Bulog Purwomartani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin, 29 Januari 2024.
"Kenapa bantuan beras ini kita berikan? Karena memang di seluruh dunia, di semua negara itu harga berasnya terkerek naik semuanya, naik. Karena apa? Panennya banyak yang gagal, panennya banyak yang puso," ungkap Jokowi, merujuk pada perubahan iklim yang memengaruhi hasil panen global.
Dia menyampaikan bahwa 22 negara telah menghentikan kebijakan ekspor berasnya untuk memprioritaskan kebutuhan dalam negeri. Jokowi menekankan pentingnya peningkatan produktivitas padi oleh petani untuk mengatasi keterbatasan pasokan beras dan menekan harga.
"Pemerintah memberikan bantuan pangan berupa beras seberat 10 kilogram per bulan kepada sekitar 22 juta penerima manfaat. Bantuan tersebut akan diterima hingga bulan Juni 2024 dan bisa diperpanjang jika anggaran negara mencukupi," tambahnya.
Jokowi menegaskan bahwa peningkatan produktivitas padi menjadi kunci untuk memastikan ketersediaan beras yang memadai dan menjaga stabilitas harga di dalam negeri.
02 Februari 2026 19:38
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 17:44
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43