Hikmah : Senin, 29 Januari 2024 12:46

BUKAMATA - Salah satu penyakit yang harus diwaspadai selama musim penghujan ada demam berdarah. Terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan terhadap penyakit ini selama musim hujan.

Seperti dilaporkam Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, Sumatera Selatan.  Data terbaru Dinkes Palembang mencatat bahwa sejak awal musim hujan, jumlah kasus DBD telah meningkat drastis menjadi 122 orang pada 24 Januari 2024.

Pada bulan Desember 2023, jumlah kasus DBD di Palembang mencapai 90 kasus. Namun, dengan memasuki musim hujan, terjadi lonjakan signifikan, di mana 55 orang terkena DBD pada pekan pertama Januari, bertambah menjadi 48 kasus pada pekan kedua, dan tambahan 20 kasus pada pekan ketiga. Total kasus saat ini mencakup 122 orang, dengan tiga di antaranya menyebabkan kematian.

Yudhi Setiawan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, menjelaskan bahwa penyebaran DBD begitu cepat karena nyamuk Aedes Aegypti, pembawa penyakit, terus berkembang biak selama musim penghujan. Keadaan ini semakin memburuk jika lingkungan warga memiliki banyak saluran air yang kotor, memudahkan nyamuk untuk bersarang.

"Saat musim hujan seperti sekarang ini, penyebaran DBD begitu cepat. Kami sudah melakukan fogging di beberapa wilayah yang terkena DBD," ujar Yudhi, Senin 29 Januari 2024 seperti dilansir dari Kompas.com.

Meskipun telah dilakukan fogging, Yudhi menegaskan bahwa hanya nyamuk yang mati, sementara jentik-jentik nyamuk akan tetap tumbuh dan berkembang.

Dalam upaya pencegahan, Yudhi mengimbau warga untuk menerapkan prinsip 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang-barang yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.

Yudhi juga memberikan himbauan kepada warga agar segera mencari pertolongan medis jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala DBD.

"Bila warga ada anggota keluarga terkena gejala DBD, silakan cepat ke fasyankes untuk segera mendapatkan pertolongan," tambahnya.

TAG

BERITA TERKAIT