Hikmah : Senin, 29 Januari 2024 11:14

BUKAMATA - Timnas Indonesia, Imnas Merah Putih, menelan kekalahan telak 4-0 dari Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Jassim Bin Hamad, Qatar, pada Minggu 28 Januari malam tadi.

Meskipun gagal melaju ke perempat final, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melihat banyak pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas timnas senior di masa depan.

Erick Thohir menyatakan bahwa meskipun tim mayoritas berusia muda mengalami kekalahan, mereka telah mendapatkan pengalaman berharga dari empat pertandingan melawan lawan-lawan berkualitas seperti Jepang, Irak, dan Australia.

"Ini adalah modal yang baik. Meskipun sekarang hanya mencapai 16 besar, itu adalah sejarah. Tapi untuk ke depan, kita harus mencapai lebih tinggi," kata Erick Thohir yang menyaksikan langsung pertandingan di Qatar.

Dalam pertandingan bersejarah tersebut, Indonesia tertinggal 0-2 di babak pertama setelah gol bunuh diri Elkan Baggot di menit ke-12 dan gol dari Boyle di menit ke-45. Australia kemudian menambah dua gol lagi di babak kedua melalui Goodwin dan Souttar.

Erick Thohir memberikan apresiasi pada pemain yang dianggapnya tampil maksimal, memberikan yang terbaik, dan tidak takut menghadapi lawan kuat. Meskipun begitu, ia mengakui perlunya penyempurnaan taktik dan strategi untuk meningkatkan prestasi tim.

"Dari segi materi pemain, ini adalah timnas terbaik kita, tapi kita butuh lebih untuk penyempurnaan taktik dan strategi agar tim ini makin berprestasi," ujarnya.

Hal yang membuat Erick optimis terhadap masa depan tim adalah fakta bahwa Indonesia menjadi tim termuda yang berpartisipasi di Piala Asia 2023.

Pemain tertua, Jordi Amat, berusia 31 tahun, sementara pemain termuda, Marselino Ferdinan, baru berusia 19 tahun 2 bulan. Erick menyebut modal usia muda dengan tambahan pengalaman ini akan membawa prestasi lebih besar di Piala Asia mendatang.

Dengan rata-rata usia pemain 22,5 tahun, Indonesia menjadi tim termuda di Piala Asia 2023, diikuti oleh Vietnam, Jepang, dan Uzbekistan. Erick Thohir berharap kekalahan dari Australia tidak perlu diratapi, dan tim U-23 memiliki potensi untuk mencapai 8 besar di masa mendatang.

"Masih ada target prestasi yang harus ditunjukkan bagi pemain dan juga pelatih," pungkasnya dengan optimisme.

TAG

BERITA TERKAIT