MAKASSAR, BUKAMATA - Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) mengumumkan pelaksanaan kegiatan kelas penggerak zakat sebagai bagian dari program Insani, Jumat, 26 Januari 2024.
Kegiatan yang akan berlangsung selama dua bulan, dimulai dari Januari hingga Maret, akan melibatkan lima materi utama untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola lembaga zakat dan mengembangkan keterampilan lainnya. Seperti kepemimpinan, keterampilan manajerial, fiqih muamalah, brand and market, serta pembahasan mengenai Sistem Manajemen Pengelolaan Zakat (SMPZ).
Kelima materi tersebut akan diajarkan oleh para pemateri berpengalaman. Antara lain Syahrudin yang akan membahas kepemimpinan, Zulkarnain untuk keterampilan manajerial, Saiful yang akan memimpin diskusi tentang fiqih muamalah, Zainal yang akan membahas brand and market, dan Taufik yang akan memberikan wawasan seputar SMPZ.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengelola lembaga zakat, sekaligus mengembangkan keterampilan tambahan, seperti kepemimpinan dan manajemen.
Para peserta diharapkan nantinya dapat menjadi fasilitator atau penggerak yang efektif dalam mengajak orang untuk berzakat serta mengelola dana zakat dengan baik.
"Kami percaya bahwa dengan memberikan pemahaman yang mendalam tentang zakat, serta meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen, kita dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi juga memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pengelolaan zakat dan penanggulangan masalah sosial," ujar Zulkarnain, saat membawakan materinya tentang Manajemen.
Peserta yang berjumlah sembilan orang akan mendapatkan pembekalan intensif selama dua bulan ini, dengan harapan dapat menjadi agen perubahan di masyarakat melalui peran mereka dalam lembaga zakat dan kegiatan pengelolaan zakat.
Program ini juga diharapkan dapat memperkuat jaringan sosial di antara para peserta, sehingga mereka dapat saling mendukung dan berkolaborasi di masa depan.
"Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pengelolaan zakat dan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara lebih luas," harap Zulkarnain. (*)
BERITA TERKAIT
-
Relawan Salurkan Bantuan Mendesak untuk 430 Jiwa Terdampak Pascabencana di Aceh Timur
-
Sejumlah Lembaga Zakat Nasional Bersinergi Perkuat Aksi Kemanusiaan di Aceh Tamiang
-
Gaza Kekeringan, Indonesia Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk 500 Keluarga Terdampak Perang
-
Kolaborasi Indonesia Jaga Harapan Warga Gaza Utara di Tengah Krisis Pangan
-
Gandum Indonesia Hadir di Gaza Utara, 600 Warga Terima Bantuan Makanan