Redaksi : Rabu, 17 Januari 2024 23:33

MAKASSAR,BUKAMATA  - Kelurahan Sambung Jawa, yang berada di bawah wilayah kerja Puskesmas Mamajang dan Puskesmas Cendrawasih, menjadi tuan rumah kegiatan skrining kesehatan khusus untuk anak asuh stunting. Acara ini merupakan bagian dari langkah konkrit dalam upaya menangani masalah stunting di masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar turut hadir dalam acara tersebut, menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memperhatikan kesehatan anak-anak sebagai investasi masa depan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak berwenang dan masyarakat untuk mengatasi stunting serta memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.

"Kita harus bekerja sama dalam menangani masalah stunting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal," ujar Plt. Kepala DPPKB Kota Makassar.

Tim medis yang berpengalaman dari Puskesmas Mamajang dan Puskesmas Cendrawasih memberikan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya membantu memahami kondisi kesehatan anak, tetapi juga memberikan solusi dan saran kepada orang tua atau wali mengenai pola asuh dan gizi yang sehat.

"Kami berharap kegiatan skrining ini dapat membantu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko stunting lebih awal sehingga dapat dilakukan intervensi yang tepat waktu. Pencegahan dan perbaikan gizi adalah fokus utama kami dalam menangani stunting," ungkap salah satu tenaga medis dari Puskesmas Mamajang.

Acara ini juga memberikan kesempatan kepada orang tua untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis mengenai masalah gizi dan kesehatan anak. Dengan pengetahuan yang lebih baik, diharapkan orang tua dapat menerapkan pola asuh dan gizi yang lebih sehat bagi anak-anak mereka.

Kegiatan skrining ini sejalan dengan program nasional untuk mengurangi angka stunting di Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah kota dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan prevalensi stunting di Makassar dapat ditekan secara signifikan.

Dengan partisipasi Plt. Kepala DPPKB Kota Makassar, kegiatan skrining kesehatan untuk anak asuh stunting di Kelurahan Sambung Jawa menjadi lebih dari sekadar pemeriksaan rutin. Ini adalah langkah bersama dalam menjaga kesejahteraan anak-anak di Kota Makassar, memastikan mereka mendapatkan perhatian dan perawatan yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal.

"Anak-anak adalah masa depan kita. Investasi dalam kesehatan mereka adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik," tutup Plt. Kepala DPPKB Kota Makassar.

TAG

BERITA TERKAIT