Hikmah
Hikmah

Rabu, 17 Januari 2024 12:54

China Terus Alami Penurunan Jumlah Penduduk, Krisis Demografi?

China Terus Alami Penurunan Jumlah Penduduk, Krisis Demografi?

Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang signifikan terhadap ekonomi negara, yang saat ini merupakan yang terbesar kedua di dunia.

 

BUKAMATA - China menghadapi tantangan serius dalam hal demografi dengan jumlah penduduk yang terus menurun selama dua tahun berturut-turut, mencapai 1,409 miliar pada tahun 2023, turun sebesar 2,08 juta orang dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang signifikan terhadap ekonomi negara, yang saat ini merupakan yang terbesar kedua di dunia.

Berdasarkan data dari Biro Statistik Nasional (NBS) China, pertumbuhan ekonomi Cina pada tahun 2023 mencapai 5,2%, sedikit melampaui target pemerintah sekitar 5%. Meskipun lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi tahun 2022 yang hanya mencapai 3%, angka tersebut tetap menjadi salah satu kinerja ekonomi terlemah dalam lebih dari tiga dekade.

Menurut NBS, angka kelahiran di China mencapai rekor terendah baru dengan 6,39 kelahiran per 1.000 orang pada tahun 2023, menurun dari 6,77 kelahiran pada tahun sebelumnya. Ini merupakan tingkat kelahiran terendah sejak berdirinya Komunis Tiongkok pada tahun 1949. Dari data tersebut, tercatat 9,02 juta bayi lahir, dibandingkan dengan 9,56 juta pada tahun 2022.

Penurunan jumlah penduduk China ini menjadi sorotan utama karena untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, India berhasil melampaui China sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia pada tahun 2022.

Tantangan demografi ini disinyalir menjadi faktor utama di balik turunnya pertumbuhan ekonomi, menandai adanya dampak yang kompleks dan mendalam terhadap struktur masyarakat dan perekonomian China.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer