Hikmah
Hikmah

Sabtu, 13 Januari 2024 15:59

Gara-gara Konflik di Laut Merah, Tesla dan Volvo Hentikan Produksi di Eropa

Gara-gara Konflik di Laut Merah, Tesla dan Volvo Hentikan Produksi di Eropa

Tesla mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan sebagian besar produksi mobil di pabriknya di dekat Berlin mulai 29 Januari hingga 11 Februari 2024.

BUKAMATA - Tesla dan Volvo menghadapi dampak konflik di Laut Merah yang meruncing, menyebabkan keterlambatan pengiriman komponen penting dan menimbulkan gangguan pada rantai pasokan.

Serangan oleh kelompok Houthi Yaman di jalur pelayaran vital di dunia telah mengakibatkan peningkatan tarif pengiriman peti kemas dan memaksa produsen otomotif terkenal seperti Tesla dan Volvo untuk menghentikan sebagian produksinya di Eropa.

Dilansir dari Reuters pada Sabtu 13 Januari 2024,0Tesla mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan sebagian besar produksi mobil di pabriknya di dekat Berlin mulai 29 Januari hingga 11 Februari 2024.

Keputusan ini diambil karena kurangnya komponen akibat banyaknya kapal yang mengubah rute melalui ujung selatan Afrika.

"Konflik bersenjata di Laut Merah dan pergeseran rute transportasi antara Eropa dan Asia melalui Tanjung Harapan berdampak pada produksi di Gruenheide," ungkap pernyataan resmi Tesla.

Meskipun tidak diungkapkan komponen apa yang tertunda, waktu transportasi yang lebih lama telah mengganggu rantai pasokan barang.

Sementara itu, Volvo Car mengumumkan penghentian produksi di pabriknya di Ghent, Belgia, selama tiga hari pada minggu depan karena keterlambatan pengiriman gearbox.

Serangan udara Amerika dan Inggris terhadap Houthi Yaman telah menyebabkan beberapa operator kapal tanker berhenti melintasi Laut Merah, menyulitkan pengiriman barang dari Asia ke Eropa melalui Terusan Suez.

Konflik regional yang semakin meluas juga telah menghambat perdagangan di jalur maritim penting lainnya. Meskipun AS kembali melancarkan serangan terhadap Houthi Yaman, Inggris dan Amerika Serikat bersama delapan sekutunya menyatakan tujuannya untuk meredakan ketegangan.

Namun, dampak dari konflik tersebut terus dirasakan oleh perusahaan global, termasuk produsen otomotif yang terpaksa menangguhkan produksinya di tengah ketidakpastian.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer