TAKALAR, BUKAMATA - Tallasa dg Nassa (59), warga Dusun Lamangkia, Desa Topejawa, Takalar, yang berprofesi sebagai nelayan yang dikabarkan belum kembali dari melaut oleh Kepala Desa Topejawa sejak kemarin sore, Rabu, 3 Januari 2024, masih dalam pencarian.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan, korban belum kembali melaut dari memancing ikan di perairan Topejawa, Kabupaten Takalar sejak sore kemarin.
"Menurut keluarga, beliau biasanya pergi melaut selama setengah hari, pergi pagi dan siang hari seharusnya sudah kembali," ujarnya singkat.
Diketahui, korban berangkat mencari ikan dengan menggunakan perahu katintingnya sekitar pukul 05.00 Wita, namun pada sekitar pukul 11.00 Wita siang, rekan nelayan menemukan perahu yang digunakan oleh korban dalam keadaan kosong dengan mesin yang masih menyala.
Di tempat terpisah, Kepala Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel, mengatakan, hari ini, Kamis, 4 Januari 2024, tim SAR Gabungan akan dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) menggunakan rubber boat dan perahu nelayan.
"Pencarian akan dibagi menjadi dua SRU, dimana SRU pertama akan melakukan penyisiran menggunakan rubber boat sejauh 3 nm arah utara, dan perahu nelayan sejauh 3 nm arah selatan," jelasnya.
Selain itu, Mexianus menghimbau kepada tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian untuk selalu memperhatikan prosedur keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.
"Tim SAR yang melakukan pencarian harus tetap waspada, gunakan jaket pelampung bagi rescuer dan relawan yang mencari menggunakan perahu karet, karena pencarian di laut tidak mudah, terutama jika cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat, dan semoga pencarian hari ini membuahkan hasil," tutupnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Sudah Berhasil Ditemukan
-
Hari Keenam Operasi SAR, 9 Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi
-
Black Box Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Kepala Basarnas di Makassar, Akan Diberikan ke KNKT