Dewi Yuliani : Minggu, 10 Desember 2023 18:54
Workshop Emansipasi Perempuan di Era Digital, dengan judul Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Perempuan Bidang Ekonomi, di Hotel Claro Makassar, 9 - 10 Desember 2023.

MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemerintah (DPPPA-KB Dalduk) Provinsi Sulsel menggelar Workshop Emansipasi Perempuan di Era Digital, dengan judul Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Perempuan Bidang Ekonomi, di Hotel Claro Makassar, 9 - 10 Desember 2023.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas DPPPA-KB Dalduk Sulsel Andi Mirna, didampingi Kepala Bidang di OPD Dinas DPPPA Dalduk, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, dan berbagai komunitas atau kelompok ekonomi perempuan.

Kepala Dinas PPPA-KB Dalduk Sulsel, Andi Mirna, mengungkapkan, workshop digelar agar memberi edukasi secara mendalam bagi komunitas-komunitas perempuan yang ada di berbagai daerah di Sulsel.

"Kita awali sambutan dengan memberi kabar kepada khalayak banyak cerita tentang kekerasan terhadap perempuan. Untuk itu perlunya kita hadirkan workshop dan alhamdulillah ini merupakan bentuk dukungan juga dari Ketua DPRD Sulsel Ibu Andi Ina bagi sesama perempuan," kata Andi Mirna, Sabtu, 9 Desember 2023.

Selain itu, kata Andi Mirna, dalam kegiatan ini peserta dibekali pengetahuan akses permodalan bagi komunitas atau kelompok perempuan yang aktif dalam hal wirausaha atas kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Sulsel.

Ketua DPRD Sulsel Andi Ina memberi sambutan sekaligus membuka acara workshop secara resmi dengan memuji peran perempuan di berbagai sektor. Meski begitu Andi Ina berharap program-program yang berorientasi terhadap kemajuan perempuan didukung dengan anggaran mumpuni.

"Sebagai perempuan harus mendukung perempuan. Alhamdulillah sebagai perempuan saya mencatat sejarah dalam proses pemilihan langsung sebagai perempuan pertama menjadi Ketua DPRD Sulsel. Semoga ini menjadi pembuka bagi perempuan lain apakah selanjutnya melanjutkan estafet kepemimpinan ketua DPRD Sulsel atau menjadi pemimpin di sektor lain," ujar Andi Ina.

Kendati demikian, Andi Ina berharap program-program yang berorientasi pemberdayaan dan peningkatan perempuan didukung peningkatan anggaran di masa depan.

Terakhir Andi Ina menyinggung kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dimana korban-korbannya juga merupakan perempuan Tanah Air. Untuk itu tokoh perempuan asal Kabupaten Barru ini menilai perempuan harus tangguh dan mandiri memanfaatkan digitalisasi. (*)