Hikmah : Jumat, 01 Desember 2023 11:14
Line up terbaru dari tesla Cybertruck yang terlambat dirilis selama dua tahun.

BUKAMATA - Tesla, perusahaan mobil listrik terkemuka, baru saja meluncurkan produk terbarunya, Cybertruck, namun sayangnya, saham perusahaan ini malah mengalami penurunan sebesar 2 persen.

Peluncuran truk listrik yang sangat dinanti-nantikan ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif terhadap nilai saham Tesla, tetapi tampaknya reaksi pasar tidak sejalan.

Harga Cybertruck yang diumumkan pada acara peluncuran adalah mulai dari USD60.990 hingga USD99.990, jauh lebih mahal dari yang dijanjikan CEO Elon Musk pada tahun 2019.

Meski begitu, truk ini tetap menarik perhatian dengan desain futuristiknya yang unik dan performa tinggi.

Meskipun Elon Musk menyatakan keyakinannya bahwa Cybertruck memiliki "lebih banyak kegunaan daripada truk" dan "lebih cepat daripada mobil olahraga," pasar tampaknya memberikan respons yang kurang positif.

Saham Tesla turun 2% dalam perdagangan setelah acara peluncuran tersebut.

Beberapa analis menyatakan bahwa harga yang lebih tinggi dari perkiraan awal Elon Musk mungkin menjadi faktor utama penurunan saham.

Awalnya, Musk memperkirakan harga Cybertruck sekitar USD40,000 pada tahun 2019, yang kemudian menarik lebih dari satu juta pemesan dengan deposit sebesar USD100.

Walaupun begitu, Cybertruck masih dianggap sebagai truk yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri. n.

TAG

BERITA TERKAIT