BUKAMATA - Biaya hidup global meningkat sebesar 7,4% pada tahun ini, menurut Indeks Biaya Hidup Sedunia yang diterbitkan oleh Economist Intelligence Unit (EIU).
Kendati lebih rendah dari lonjakan 8,1% pada tahun 2022, angka ini masih jauh di atas "tren historis."
Dalam daftar kota-kota termahal di dunia, berikut adalah 10 negara dengan biaya hidup tertinggi Indeks Biaya Hidup Sedunia tahunan yang diterbitkan oleh Economist Intelligence Unit (EIU).
Singapura dan Zurich, Swiss
Singapura dan Zurich berbagi peringkat sebagai kota termahal di dunia. Kenaikan biaya hidup disebabkan oleh kekuatan mata uang dan harga tinggi pada barang pokok, barang rumah tangga, dan rekreasi.
New York dan Geneva, Swiss
New York, yang bersama dengan Singapura menduduki peringkat pertama tahun lalu, sekarang turun ke peringkat ketiga. Geneva, Swiss, juga berbagi peringkat ini.
Hong Kong
Hong Kong menempati peringkat kelima sebagai satu-satunya destinasi Asia dalam 10 besar. Meski mengalami kenaikan harga, tetapi tidak secepat tahun sebelumnya.
Los Angeles
Los Angeles berada di peringkat keenam, mempertahankan posisinya sebagai salah satu kota termahal di dunia.
Paris
Paris dinobatkan sebagai kota termahal ketujuh di dunia, dengan biaya hidup yang terus meningkat.
Tel Aviv, Israel, dan Copenhagen, Denmark
Tel Aviv berbagi peringkat kedelapan dengan Copenhagen, Denmark. Meski peringkat ini sebelum konflik Israel-Hamas pada Oktober.
San Francisco
San Francisco berada di peringkat kesepuluh, mempertahankan posisinya dalam 10 besar kota termahal.
Perubahan dalam peringkat juga terjadi pada kota-kota Rusia seperti Moskow dan St. Petersburg, yang mengalami penurunan tajam akibat perubahan nilai rubel setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun sebelumnya.
Inflasi global yang meningkat menunjukkan bahwa tantangan biaya hidup masih menjadi perhatian utama di berbagai belahan dunia.