MAKASSAR, BUKAMATA - Nelayan di Sulawesi Selatan bakal mendapat asuransi kecelakaan. Itu karena dikhawatirkan mereka mengalami kecelakaan saat melaut akibat cuaca ekstrem.
"Nah ini yang coba kita pikirkan, tahun depan (2024) itu 10 ribu nelayan untuk diberikan asuransi," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel, Muhammad Ilyas, kepada wartawan, Selasa 28 November 2023.
Rencana tersebut kini sementara pembahasan. Begitupun dengan besaran asuransi dan iuran bagi para tertanggung.
Meski begitu, pihaknya mengimbau para nelayan untuk setop melaut bila cuaca tidak memungkinkan. Ia meminta agar lebih mementingkan keselamatan saat bekerja.
"Untuk sementara jangan melaut dulu, kemarin saya pergi ke pulau, nelayan mengatakan bahwa mereka mencuri-curi waktu, ketika diliat cuacanya bagus mereka pergi," tambah Ilyas.
Selain asuransi, pihaknya juga akan memberikan alternatif pekerjaan pada nelayan saat tidak melaut karena cuaca ekstrem.
"Misalnya kegiatan-kegiatan budi daya, pengolahan ikan, pada musim menangkap ikan, itu bagaimana ikan itu bisa disimpan. Jangan sampai dibuang percuma saja, contoh ikan yang tidak bisa diekspor itu disimpan dan diolah," pungkasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
BPBD Sulsel Serahkan Bantuan Logistik untuk Pengungsi Banjir Kelurahan Katimbang
-
Angin Kencang, Pasutri di Makassar Tertimpa Atap Beton Indekos
-
Angin Kencang Tumbangkan Sejumlah Pohon dan Gangguan Jaringan Listrik di Selayar
-
BPBD Selamatkan 13 Warga Makassar yang Terjebak di Air Terjun Barayya Jeneberang
-
Sulsel - Sultra Jalin Kerja Sama Uji Mutu Hasil Perikanan, Targetkan PAD Baru