Hikmah : Sabtu, 18 November 2023 11:27

BUKAMATA- Satu persatu pemimpin negara mulai angkat suara mengenai serangan membabi buta yang dilakukan Israel terhadap Gaza.

Terbaru, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan turut mengecam Israel yang terus membombardir Gaza, Palestina hingga hari ini.

Erdogan menyebut membunuh anak-anak dan menyerang rumah sakit tidak memiliki tempat dalam kitab suci Yahudi.

"Menembak rumah sakit atau membunuh anak-anak tidak ada dalam Taurat, Anda tidak bisa melakukannya," kata Erdogan saat konferensi pers bersama Kanselir Jerman Olaf Scholz kepada wartawan, Jumat (17/11), seperti dilansir AFP via CNN Indonesia.

Erdogan memandang semua agama setara. Ia pun menolak anggapan bahwa kritik kerasnya ke Israel bernuansa anti-Semit.

Pemimpin Turki itu melakukan kunjungan ke Berlin untuk melakukan pembicaraan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di tengah korban sipil yang terus bertambah dalam perang Israel dengan Hamas di Gaza.

"Bagi kami, tidak boleh ada diskriminasi antara Yahudi, Kristen, dan Muslim di kawasan ini. Saya telah berjuang melawan anti-Semitisme," ujarnya.

Erdogan mendapat kecaman di Jerman karena kritiknya terhadap tindakan Israel dalam perang tersebut, yang dipicu oleh serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tanggal 7 Oktober.

 

TAG

BERITA TERKAIT