Hikmah : Kamis, 16 November 2023 11:46

BUKAMATA - Meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik, nilai ekspor Indonesia ke Israel ternyata mencapai angka yang cukup fantastis, jauh melebihi nilai ekspor ke Palestina.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa selama periode Januari hingga Oktober 2023, nilai ekspor Indonesia ke Israel mencapai 140,57 juta dolar AS, setara dengan sekitar Rp 2,21 triliun (asumsi kurs Rp 15.699 per dolar AS).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyatakan bahwa konflik Israel-Palestina yang sedang berlangsung tidak berdampak signifikan terhadap perdagangan Indonesia. Nilai ekspor ke Israel terus meningkat dari tahun ke tahun.

Meski angka ekspor ke Israel mencapai angka yang signifikan, jika dibandingkan dengan negara tujuan ekspor lainnya, nilai tersebut relatif kecil.

Komoditas utama yang diekspor dari Indonesia ke Israel antara lain lemak dan minyak hewani/nabati, alas kaki, mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya, serat stapel buatan, serta ampas dan sisa industri makanan.

Di sisi lain, impor nonmigas Indonesia dari Israel selama periode yang sama mencapai 16,97 juta dolar AS, dengan komoditas utama seperti mesin dan peralatan mekanis, perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis, serta bahan kimia anorganik.

Sementara itu, perdagangan Indonesia-Palestina mencatat total ekspor nonmigas sebesar 2,37 juta dolar AS sepanjang Januari-Oktober 2023. Komoditas utama ekspor melibatkan berbagai makanan olahan, olahan sayuran, buah dan kacang, olahan dari tepung, bahan kimia organik, hingga kayu dan barang dari kayu.

TAG

BERITA TERKAIT