BONE, BUKAMATA - Pelarian Kaharman, tersangka pembunuhan ibu rumah tangga (IRT) Hj Dahlia, berakhir dalam aksi penangkapan yang dramatis oleh tim Unit Reskrim Polres Bone yang dibantu Resmob Polda Sulsel di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, pada Rabu 15 November 2023.
Namun, proses penangkapan tidak berjalan lancar karena Kaharman berusaha melarikan diri saat pengembangan barang bukti.
Meski aparat kepolisian melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, pelaku tetap melanjutkan upaya pelarian.
"Upaya persuasif dengan tiga kali tembakan ke udara kami lakukan. Namun, pelaku mengabaikannya, dan kami terpaksa mengambil tindakan tegas dengan tembakan ke kaki. Pelaku langsung tumbang dan dilarikan ke RSUD Tentiawaru, Kabupaten Bone, untuk perawatan medis," ungkap Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, pada Kamis 16 November 2023.
Dari hasil interogasi sementara, pelaku mengaku bahwa kejadian bermula ketika membeli rokok di rumah korban sambil mencari anak korban untuk membayar utang.
Namun, ketika anak korban tidak ditemukan, terjadi konfrontasi yang berujung pada ancaman menggunakan sebilah parang.
"Korban melontarkan kata-kata kasar yang membuat pelaku tersinggung. Pelaku mengancam korban dengan parang, dan saat korban berlari ke dapur, pelaku mengayunkan parang hingga menyebabkan tiga jari korban putus," jelas Kompol Benny, menirukan keterangan pelaku.
Motif kasus ini disebut sebagai dendam, dan kejadian tersebut dilaporkan oleh keluarga korban ke Polres Bone setelah korban mengalami serangan brutal tersebut.
Tim Opsnal Resmob Polda Sulsel dan Resmob Polres Bone berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku setelah sepekan penyelidikan.
Sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor, gelang emas, tas, helm, ponsel, dan pakaian yang digunakan saat kejadian, turut diamankan.
"Proses hukum terhadap pelaku akan ditangani oleh Polres Bone, dan pelaku bersama barang buktinya saat ini sudah dalam pengawasan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tambah Kompol Benny.