Redaksi : Minggu, 05 November 2023 14:31

BUKAMATANEWS - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menggelar perayaan Puncak Acara HUT ke-4 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (5/11/2023) pagi, dengan menggalang dukungan bagi kemerdekaan Palestina. Acara ini dihadiri oleh ribuan massa kader dan simpatisan se-Kalimantan yang terlihat menggunakan syal Palestina dan bendera Partai Gelora dan Palestina.

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, menyatakan bahwa kemerdekaan Palestina merupakan agenda utama perjuangan partainya. "Itulah sebabnya, mengapa Partai Gelora ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Superpower baru agar bisa membantu rakyat Palestina meraih kemerdekaan," ujarnya di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC, Dome Balikpapan).

Menurut Anis Matta, konflik antara pejuang Hamas, Palestina-Israel saat ini telah mengakibatkan lebih dari 10.000 warga Gaza tewas dan 3.000 lainnya luka-luka, serta ribuan bangunan runtuh. "Masih banyak mayat saudara-saudara kita di dalam reruntuhan bangunan yang belum ditemukan sampai sekarang, karena tidak ada listrik air dan makanan," katanya.

Anis Matta menegaskan bahwa mendukung kemerdekaan Palestina merupakan kewajiban agama dari umat Islam dan kewajiban kemanusiaan. "Selain itu adalah kewajiban manusiaan, dimana tidak boleh ada orang yang terzalimi di tempat lain yang tidak kita bela," katanya. Ia juga menambahkan bahwa konstitusi Indonesia telah mengamanatkan dukungan bagi kemerdekaan Palestina.

Puncak acara HUT ke-4 Partai Gelora di Balikpapan dimeriahkan oleh Band Junior, penerus grup musik legendaris Koes Plus, beranggotakan David Koeswoyo, Damon Koeswoyo dan Rico Murry. Di dalam acara ini juga dibagikan berbagai macam doorprize, antara lain sepeda listrik, sepeda motor dan mobil.

Sebelumnya, Partai Gelora berhasil mengumpulkan dana Rp 100 juta dan beberapa mata uang asing dalam acara penggalangan dana solidaritas kemanusiaan untuk Palestina di Kopi Johny, Balikpapan pada Sabtu (4/11/2023) malam. "Malam ini terkumpul donasi Rp 100 juta plus beberapa mata uang asing untuk Gaza dan Palestina dari masyarakat Balikpapan dan sekitarnya. Semoga kegiatan kecil seperti ini dapat terus kita Gelorakan," kata Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora. Band Junior juga menyumbang Rp 5 juta lewat lelang lagu mereka.

Anis Matta mengaku memiliki kedekatan khusus dengan rakyat Palestina, berawal ketika dirinya diminta menjadi menjadi penterjemah Yasser Arafat, Pemimpin PLO, Presiden Otoritas Nasional Palestina (PNA), Yasser Arafat oleh mantan Presiden Soeharto saat berlangsungkan pertemuan Gerakan Non Blok di Jakarta. "Sejak saat itu, keterlibatan masyarakat Indonesia secara langsung untuk membantu kemerdekaan Palestina mulai disuarakan secara aktif di forum-forum internasional, termasuk bantuan dana kemanusiaan dan lain-lain," ujarnya.

Anis Matta menegaskan bahwa situasi konflik antara Palestina-Israel saat ini akan membuka peluang bagi kemerdekaan Palestina dan menghapus Israel dari peta dunia. "Jadi Apa yang terjadi di Palestina sekarang ini adalah bagian dari bagian gelombang besar dari krisis global saat ini. Dan beberapa negara di dunia akan hilang dari peta, salah satunya adalah Israel," katanya.

"Dalam kegembiraan, hati kami tetap terpaut dengan penderitaan rakyat Palestina. Kami akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Inilah panggilan kemanusiaan dan amanat konstitusi kita," pungkas Anis Matta.