Beras, Rokok, dan Transportasi Jadi Komoditas Utama Penyumbang Inflasi di Sulsel
Data terperinci mengungkap bahwa kota Makassar mengalami inflasi tertinggi yoy sebesar 3,01 persen dengan IHK mencapai 116,40, sementara Palopo mencatat inflasi terendah sebesar 1,87 persen dengan IHK 115,02.

MAKASSAR,BUKAMATA - Bulan Oktober 2023 mencatatkan angka inflasi tahunan (year on year/yoy) sebesar 2,89 persen di gabungan lima kota utama Sulawesi Selatan, yakni Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare, dan Palopo.
Badan Pusat Statistik Sulsel mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 116,32, menunjukkan lonjakan dari bulan sebelumnya.
Data terperinci mengungkap bahwa kota Makassar mengalami inflasi tertinggi yoy sebesar 3,01 persen dengan IHK mencapai 116,40, sementara Palopo mencatat inflasi terendah sebesar 1,87 persen dengan IHK 115,02.
Kepala Bagian Umum Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Khaerul Agus, menjelaskan beberapa komoditas utama diketahui menjadi penyumbang utama inflasi pada bulan Oktober 2023 di Sulawesi Selatan, antara lain beras, rokok kretek filter, angkutan udara, emas perhiasan, bawang putih, kontrak rumah, ikan layang/ikan benggol, telur ayam ras, kacang panjang, dan rokok putih.
"Sementara itu, data menunjukkan adanya inflasi secara bulanan (month to month/mtm) sebesar 0,36 persen di lima kota IHK," katanya aat konferensi pers bulanan yang digelar secara online, Rabu 1 November 2023.
Inflasi ini disebabkan oleh peningkatan indeks harga yang signifikan pada beberapa sektor, di antaranya kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,96 persen; pakaian dan alas kaki sebesar 0,05 persen; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen; perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,01 persen; kesehatan sebesar 0,03 persen.
Menyusul, transportasi sebesar 0,32 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01 persen; pendidikan sebesar 0,16 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,01 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,14 persen. Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,01 persen.
Dengan tingkat inflasi tahunan (year to date/ytd) sebesar 1,91 persen, pemerintah daerah di Sulawesi Selatan diharapkan mampu mengambil langkah-langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan memastikan stabilitas harga bagi masyarakat.
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:03
18 Mei 2026 12:09
