MAKASSAR,BUKAMATA – Dinas Pariwisata Kota Makassar kembali menjalankan perannya sebagai fasilitator utama bagi pelaku seni Kota Makassar melalui penyelenggaraan Kegiatan Festival Seni Pertunjukan 2023.
Acara ini sukses menampilkan beragam penampilan istimewa dari para seniman lokal. Yang menarik, Festival Seni Pertunjukan 2023 juga menjadi panggung bagi para Duta Seni Kabupaten Boyolali, menandai kerjasama sinergis antara Kota Makassar dan Kabupaten Boyolali.
Kolaborasi ini diadakan dalam rangka mendukung misi kebudayaan dan pendidikan dari Kabupaten Boyolali.
Mereka menyajikan pertunjukan spektakuler dengan beragam seni tari kreatif seperti Tari Garuda Nusantara, Topeng Ireng, Tari Sekar Merapi, dan Jaran Kepang Boyolali.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Drs. Sumarno, MM, Duta Seni Kabupaten Boyolali, serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Zamhir Islamie Hatta, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Makassar, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Makassar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Drs. Sumarno, MM, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Makassar atas sambutan hangatnya.
Muhammad Roem, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, menyambut baik kedatangan Duta Seni Kabupaten Boyolali dan berterima kasih karena mereka memilih Kota Makassar sebagai destinasi dalam misi kebudayaan dan pendidikan Kabupaten Boyolali untuk memperkenalkan serta mempromosikan pariwisata Kabupaten Boyolali.
"Ada momen yang sangat pas sekali yaitu di Makassar International Eight Festival and Forum (F8 Makassar) yang merupakan TOP 10 Kharisma Event Nusantara yang diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia dan berbagai perwakilan mancanegara yang menjadikan momen F8 Makassar sebagai sarana promosi pariwisata, investasi dan kebudayaan. Sehingga nantinya Kabupaten Boyolali juga dapat ikut serta dalam kemeriahan F8 Makassar di tahun depan," jelasnya.
Muhammad Roem juga menjelaskan bahwa tahun ini, Makassar telah meluncurkan program "Makassar Kota Makan Enak". Terdapat kesamaan antara Kota Makassar dan Kabupaten Boyolali dalam upaya meningkatkan Ekonomi Kreatif melalui seni budaya dan kuliner.
Berdasarkan data Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, yang disampaikan dalam ASITA Travel Fair 2023, 46% dari wisatawan nusantara memilih destinasi berdasarkan minat pada kuliner. Oleh karena itu, keputusan Kota Makassar dan Kabupaten Boyolali menjadikan kuliner sebagai ujung tombak promosi pariwisata di masing-masing kota dianggap tepat.