Redaksi
Redaksi

Minggu, 15 Oktober 2023 19:51

Gaza dalam Kondisi Genting: Krisis Kesehatan Ancam Nyawa 50.000 Wanita Hamil

Gaza dalam Kondisi Genting: Krisis Kesehatan Ancam Nyawa 50.000 Wanita Hamil

Allen mengatakan bahwa sekitar 5.000 dari 50.000 wanita hamil diperkirakan akan melahirkan pada bulan mendatang, dan beberapa di antaranya mungkin menghadapi komplikasi.

GAZA, BUKAMATA - Di Gaza, yang tengah terblokade dan dilanda krisis, sebanyak 50.000 wanita hamil tengah berjuang dalam situasi yang serupa dengan "mimpi buruk", di tengah-tengah sistem layanan kesehatan yang berada di ambang kehancuran. Dominic Allen, perwakilan Dana Kependudukan PBB (UNFPA) untuk Palestina, mengungkapkan kondisi mendesak tersebut.

"Sistem layanan kesehatan di Gaza sangatlah penting. Negara ini sedang diserang, berada di ambang kehancuran, dan para wanita hamil yang sangat kita khawatirkan tidak punya tempat tujuan. Mereka menghadapi tantangan yang tidak terpikirkan,” kata Allen dalam wawancara dengan CNN pada Minggu.

Allen mengatakan bahwa sekitar 5.000 dari 50.000 wanita hamil diperkirakan akan melahirkan pada bulan mendatang, dan beberapa di antaranya mungkin menghadapi komplikasi.

“Bayangkan menjalani proses itu pada tahap akhir dan trimester terakhir sebelum melahirkan, dengan kemungkinan komplikasi, tanpa pakaian, tanpa kebersihan, dukungan, dan tidak yakin tentang apa yang akan terjadi pada hari berikutnya, jam berikutnya, menit berikutnya bagi diri mereka sendiri dan untuk anak mereka yang belum lahir," kata Allen.

Allen menyebutkan bahwa cerita yang keluar dari rumah sakit di Gaza sungguh "mengerikan". Seorang bidan di sebuah rumah sakit bersalin di Gaza mengatakan kepada Allen bahwa sejak awal konflik, beberapa bidan bahkan tidak dapat mencapai bangsal bersalin untuk memberikan bantuan karena lingkungan yang tidak aman.

“Bantuan dan pasokan kemanusiaan ke Gaza harus diizinkan masuk. Harus ada koridor kemanusiaan yang dibuka, dan hukum kemanusiaan dipatuhi. Oleh karena itu, para wanita hamil harus mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang dapat menyelamatkan nyawa,” tegas Allen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Hamas #Gaza