Hikmah : Selasa, 03 Oktober 2023 12:53

BUKAMATA -  Belakangan ini, panduan takaran pasta gigi yang aman berdasarkan usia telah menjadi viral.

Konon, penggunaan dosis pasta gigi yang berlebihan dapat menyebabkan fluorosis, yaitu gangguan pada penampilan gigi seperti perubahan warna menjadi kuning hingga coklat, permukaan gigi yang tidak rata, hingga munculnya lubang.

Dokter gigi dari Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg. Paulus Januar, menjelaskan bahwa ini berkaitan dengan kandungan fluoride dalam pasta gigi. Fluoride pertama kali digunakan untuk mencegah karies atau gigi berlubang.

"Fluoride itu memperkuat gigi jika digunakan dalam jumlah yang tepat, sehingga gigi tidak mudah terkena karies, ini sudah diketahui sejak awal abad ke-20. Akhirnya, fluoride disertakan dalam pasta gigi dan juga dalam air minum," katanya seperti dilansir dari detikhealth.

Namun, apakah penggunaan fluoride berlebihan berbahaya? drg. Reina Mutia Nandani juga mengonfirmasi bahwa fluoride digunakan untuk memperkuat gigi.

"Namun, harus digunakan dengan kondisi yang sesuai, jika asupan fluoride berlebih pada tahap pembentukan gigi dewasa maka akan berisiko menyebabkan fluorosis," tambahnya.

Pembentukan gigi dewasa biasanya terjadi pada anak-anak usia 8 sampai 9 tahun. Oleh karena itu, penting untuk waspada jika terdapat bercak hingga perubahan warna gigi sebagai tanda awal fluorosis.

Perlu diingat bahwa fluoride tidak hanya ada dalam pasta gigi. Obat kumur dan beberapa minuman, seperti teh, juga mengandung fluoride.

"Air teh, apapun jenisnya, termasuk teh manis atau teh biasa, bisa mengandung fluoride. Jadi harus berhati-hati," kata drg. Paulus.

Teh camellia sinensis, salah satu jenis teh, memiliki kandungan fluoride yang tinggi. Ketika diseduh, beberapa molekul fluoride dilepaskan dari teh dan ikut terkonsumsi.

Namun, ini bukan berarti Anda harus berhenti minum teh sama sekali. Tetap aman selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut adalah panduan takaran pasta gigi yang aman berdasarkan usia:

  1. Kelompok usia di bawah tiga tahun: sebesar biji beras.
  2. Kelompok usia 3 sampai 6 tahun: sebesar biji kacang polong dengan menggunakan sikat gigi anak.
  3. Kelompok usia 6 tahun ke atas: sebesar biji kacang polong dengan menggunakan sikat gigi dewasa.