BUKAMATA - Ghana mengalami kebangkrutan setelah terjerat dalam utang yang besar. Pemerintahan Presiden Nana Akufo-Addo gagal membayar utang miliaran dolar kepada kreditur internasional.
Kejadian ini bukan kali pertama suatu negara dinyatakan bangkrut karena tidak mampu memenuhi kewajiban utangnya.
Hal serupa juga terjadi pada Sri Lanka pada tahun 2022, yang kemudian dinyatakan bangkrut setelah gagal membayar bunga sebesar USD 78 juta.
Dikutip dari data Bloomberg 2022 yang dilaporkan oleh Visual Capitalist pada Sabtu (30/9/2023), terdapat daftar 25 negara yang berisiko gagal membayar utang. Ghana termasuk dalam daftar ini.
Bloomberg menggunakan empat metrik untuk mengukur tingkat kerentanan suatu negara terhadap risiko kebangkrutan akibat utang.
Keempat metrik tersebut meliputi imbal hasil obligasi pemerintah, credit default swap (CDS) selama 5 tahun, beban bunga sebagai persentase dari Produk Domestik Bruto (PDB), dan utang pemerintah sebagai persentase dari PDB.
Sebelumnya, Pemerintah Ghana tidak memiliki pilihan selain menerima pinjaman sebesar USD 3 miliar dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menangani krisis keuangan mereka.
Ghana menghadapi masalah keuangan serius karena utang yang terlalu besar. Banyak kontraktor di negara ini terpaksa menghentikan pekerjaan dan mem-PHK karyawan, meningkatkan angka pengangguran.
Emmanuel Cherry, kepala eksekutif sebuah asosiasi perusahaan konstruksi di Ghana, mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban sebesar 15 miliar cedi atau USD 1,3 miliar kepada kontraktor, belum termasuk bunga.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa pemerintah Ghana berutang sebesar USD 1,58 miliar kepada produsen listrik independen, yang mengancam pasokan listrik di negara tersebut.
Kondisi kebangkrutan ini terutama dipengaruhi oleh pandemi COVID-19, invasi Rusia ke Ukraina, dan kenaikan harga pangan dan bahan bakar yang signifikan.
Selain Ghana, para ahli memperkirakan bahwa setidaknya ada 24 negara lain yang saat ini berada di bawah bayang-bayang kebangkrutan.
Daftar 24 Negara Selain Ghana yang Terancam Bangkrut:
El Salvador
Tunisia
Pakistan
Mesir
Kenya
Argentina
Ukraina
Bahrain
Namibia
Brasil
Angola
Senegal
Rwanda
Afrika Selatan
Kosta Rika
Gabon
Maroko
Ekuador
Turki
Republik Dominika
Ethiopia
Colombia
Nigeria
Meksiko