BUKAMATA - Bupati Enrekang, Muslimin Bando, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Golkar.
Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil atas kemauan pribadi dan tanpa adanya masalah internal yang signifikan di partai tersebut.
"Iya, saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke DPD I Golkar Sulsel," ujar Muslimin Bando seperti dilansir dari detikSulsel.
Ketika ditanya tentang kemungkinan kembali ke Partai Amanat Nasional (PAN), Bupati Enrekang yang telah menjabat dua periode ini enggan memberikan tanggapan yang pasti. Ia mengaku belum berlabuh di partai lain sejak keluar dari Golkar.
Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Andi Marzuki Wadeng, menyatakan bahwa partai tidak merasa dirugikan oleh keputusan Bupati Enrekang ini.
DPD I Golkar Sulsel juga segera akan menunjuk seorang pelaksana tugas (Plt) DPD II Golkar Enrekang untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Muslimin Bando.
Terlepas dari keputusan Bupati Enrekang ini, PAN telah mengungkapkan potensi penugasan Muslimin Bando sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI jika ia bergabung dengan partai tersebut. Keputusan akhir tentang hal ini masih dalam proses.