Hikmah : Rabu, 27 September 2023 18:29

BUKAMATA - Perusahaan pengembang properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), telah berhasil menjual pusat perbelanjaan Neo Soho senilai Rp 1,44 triliun kepada PT NSM Asset Indonesia (NSMAI). Transaksi penjualan ini terjadi pada tanggal 26 September 2023 melalui perusahaan terkendali APLN, PT Tiara Metropolitan Indah (TMI).

Menurut Direktur APLN, Cesar M Dela Cruz, dalam keterangan resmi di laman Bursa Efek Indonesia, TMI telah berhasil menjual 152 Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMRS) atas Neo Soho, yang terletak di Pomodoro City, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat.

Dana yang diperoleh dari penjualan ini akan digunakan sebagian untuk penyertaan saham baru dalam NSMAI sebanyak 4.335.577 saham seri B, yang mewakili 28,58% dari modal yang telah diterbitkan dan disetor penuh.

Selain penyertaan saham baru, dana hasil penjualan Neo Soho akan digunakan oleh APLN untuk membayar dividen dan melunasi utang senilai Rp 850 miliar kepada PT Bank Danamon Indonesia.

Cesar M Dela Cruz menekankan bahwa transaksi ini tidak akan berdampak negatif pada operasional, hukum, keuangan, atau kelangsungan usaha APLN. Bahkan, perusahaan mendapatkan keuntungan finansial dari penjualan aset ini.

Perlu dicatat bahwa ini bukan kali pertama APLN menjual aset. Pada Oktober 2022, perusahaan menjual mal Central Park senilai Rp 4,53 triliun. Hasil penjualan itu digunakan untuk melunasi utang kepada Guthrie Venture Pte Ltd.

Meskipun perusahaan masih mencatat kerugian pada Juni tahun ini, penjualan aset tersebut memberikan manfaat finansial yang signifikan. Harga saham APLN juga mengalami kenaikan setelah pengumuman ini.