Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan Meski Belum Ada Kasus Virus Nipah di Indonesia
Pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah meskipun belum ada kasus terkonfirmasi. Baca berita untuk memahami tindakan pencegahan dan langkah-langkah yang diambil.
BUKAMATA - Hingga saat ini, belum ada kasus Virus Nipah yang dilaporkan di Indonesia. Namun, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah potensi penyebaran virus ini.
Upaya ini diresmikan melalui Surat Edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan No. HK.02.02/C/4022/2023, yang ditujukan kepada pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan para pemangku kepentingan terkait.
"Mengingat letak geografis Indonesia yang berdekatan dengan negara yang melaporkan wabah, kemungkinan risiko penyebaran dapat terjadi." ungkap Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dr.dr. Maxi Rein Rondonuwu, dalam keterangan resminya.
Beberapa langkah yang diambil untuk meningkatkan kewaspadaan meliputi:
- Memantau kasus dan negara terjangkit secara global melalui kanal resmi.
- Memperketat pengawasan di pelabuhan, bandar udara, dan pos lintas batas negara terhadap orang, alat angkut, barang bawaan, lingkungan, vektor, dan binatang pembawa penyakit, terutama yang berasal dari negara terjangkit.
- Meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau kasus sindrom demam akut yang disertai gejala pernapasan akut atau kejang atau penurunan kesadaran serta memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit.
- Melakukan pemantauan dan pelaporan kasus sesuai dengan pedoman melalui laporan Surveilans Berbasis Kejadian (Event Based Surveillance).
- Pengiriman spesimen kasus suspek untuk pemeriksaan ke laboratorium yang berwenang.
- Melakukan investigasi kasus suspek/ probable/ konfirmasi dalam waktu 1×24 jam termasuk pelacakan kontak erat.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bekerja sama dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Nipah di Indonesia
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
